Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

KAMIS, 01 JANUARI 2026 | 07:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Taiwan menutup perdagangan terakhir tahun 2025 dengan rekor tertinggi sepanjang sejarah, didorong oleh lonjakan saham Taiwan Semiconductor Manufacturing Co. (TSMC).

Indeks acuan Bursa Saham Taiwan, Taiex, pada Rabu ditutup menguat 256,47 poin atau 0,89 persen ke level 28.963,60. Sepanjang perdagangan, indeks sempat menembus level psikologis 29.000 poin untuk pertama kalinya. Nilai transaksi pada hari tersebut mencapai 536,11 miliar dolar Taiwan atau sekitar 17,05 miliar dolar AS.

Dikutip dari Focus Taiwan, Kamis, 1 Januari 2026, sepanjang Desember Taiex menguat 1.337 poin, sementara pada kuartal IV kenaikannya mencapai lebih dari 3.143 poin. Secara tahunan, indeks melonjak 5.928 poin atau 25,73 persen, lebih tinggi dibandingkan kenaikan tahun 2024 dan mencetak rekor kenaikan tahunan selama dua tahun berturut-turut.


Bursa Taiwan kini mencatat kenaikan lebih dari 20 persen selama tiga tahun berturut-turut. Kapitalisasi pasar gabungan seluruh perusahaan tercatat mencapai rekor 94,36 triliun dolar Taiwan pada akhir 2025, bertambah sekitar 20,46 triliun dolar Taiwan dibandingkan tahun sebelumnya.

TSMC menjadi kontributor terbesar dalam reli pasar. Saham perusahaan tersebut ditutup di level tertinggi sepanjang masa, yakni 1.550 dolar Taiwan, naik hampir 2 persen dalam sehari. Sepanjang 2025, saham produsen chip itu melesat 44 persen dan menyumbang sekitar 3.800 poin terhadap kenaikan indeks Taiex.

Kuatnya permintaan kecerdasan buatan (AI) membuat TSMC dua kali menaikkan proyeksi kinerja tahunannya. Perusahaan kini memperkirakan pendapatan dalam dolar AS tumbuh hampir 35 persen pada 2025. Saham teknologi besar lainnya, seperti Hon Hai, MediaTek, Delta Electronics, dan Quanta Computer, juga ditutup menguat.

Namun, tidak semua sektor bergerak positif. Saham-saham industri tradisional cenderung melemah, terutama sektor kaca. Sebaliknya, sektor plastik masih mampu mencatat penguatan di akhir perdagangan. Sementara itu, investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih saham senilai 518 juta dolar Taiwan pada hari terakhir perdagangan tahun ini.

Alex Huang, Wakil Presiden Mega International Investment Services, menilai Taiwan menjadi salah satu penerima manfaat terbesar dari ledakan permintaan infrastruktur AI.

“Fundamental perusahaan yang solid menjadi penopang utama penguatan pasar saham Taiwan,” ujarnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya