Berita

AS SDM Kapolri Irjen Anwar dalam rilis akhir tahun 2025 di Mabes Polri, Selasa, 30 Desember 2025. (Foto Dok. Polri)

Presisi

Rasio Polisi dan Masyarakat Tahun 2025 1:606

SELASA, 30 DESEMBER 2025 | 16:02 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengungkap rasio jumlah anggota Polri dan jumlah penduduk di Indonesia tahun 2025 masih sama dengan tahun 2024.

"Rasio jumlah anggota Polri dengan jumlah penduduk di Indonesia saat ini mencapai 1:606 warga. Satu polisi (banding) 606 warga," kata As SDM Kapolri Irjen Anwar dalam rilis akhir tahun 2025 di Ruang Rapat Utama (Rupattama) Mabes Polri, Jakarta, Selasa, 30 Desember 2025.

Irjen Anwar menjabarkan, rasio perbandingan tersebut berbeda jika dipetakan di setiap kepolisian daerah (Polda).


"Polda di Jawa, Banten, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur bisa lebih. Polda-Polda lain bisa dikatakan masih banyak kekurangan dari jumlah," tambah Irjen Anwar.

Dalam paparan tersebut, As SDM Kapolri juga mengungkap data terkini sistem pembinaan dan pendidikan SDM Polri. Sejauh ini, Polri melakukan rekrutmen anggota menggunakan prinsip bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (Betah) melibatkan pengawasan dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) serta pihak eksternal lainnya.

Langkah-langkah untuk mewujudkan 'Betah' adalah menggunakan CAT akademik, CAT psikologi, dan digitalisasi uji kesamaptaan jasmani.

Tahun 2025, Polri melakukan perekrutan sebanyak 6.919 terdiri dari Akademi Kepolisian (Akpol), Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS), Bintara, dan Tamtama.

"Di Akpol sudah terlaksana 350 orang, SIPSS 250 orang, Bintara 5.363 orang, dan Tamtama 1.006 orang. Dalam mendukung SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) dan ketahanan pangan, kami juga merekrut Bakomsus (bintara kompetensi khusus) akuntansi, Bakomsus tata boga, dan Bakomsus ahli gizi," pungkasnya.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

Lima Destinasi Wisata di Bogor Bisa Jadi Alternatif Nikmati Libur Lebaran

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:02

Program Mudik Gratis Presisi 2026 Cermin Nyata Transformasi Polri

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:51

Negara-negara Teluk Alergi Iran

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:37

Jika Rakyat Tak Marah, Roy Suryo Cs sudah Lama Ditahan

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:13

Gegara Yaqut, KPK Tak Tahan Digempur +62 Siang Malam

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:23

Waspada Kemarau Panjang Landa Jawa Barat

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:15

KPK Ikut Ganggu Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:01

Elektrifikasi Total

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:37

Kasus Penahanan Yaqut Jadi Kemunduran Penegakan Hukum

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:18

Selengkapnya