Berita

Logo PAN. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

PAN: Pemerintah Sudah Baik Tangani Bencana Sumatera

SENIN, 29 DESEMBER 2025 | 17:59 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Penanganan bencana di sejumlah wilayah Sumatera yang dilakukan pemerintah saat ini sudah berjalan dengan baik dan menunjukkan progres positif di lapangan.

Sebab, berbagai langkah penanganan telah memperlihatkan hasil, terutama dalam pemulihan akses transportasi yang sebelumnya terputus akibat bencana.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum DPP PAN, Eddy Soeparno kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 29 Desember 2025.


“Kami tetap berkesimpulan bahwa penanganan saat ini sudah dilakukan dengan baik oleh pemerintah, dan kita melihat perkembangan-perkembangannya juga sudah cukup baik di lapangan, jalan sudah tersambung yang tadinya kemudian terputus antar daerah sekarang sudah mulai bisa dilalui lagi transportasinya,” ujar Eddy.

Ia menambahkan, kebijakan pemerintah yang diambil sejauh ini dinilai telah sesuai dengan kondisi yang dihadapi, termasuk tantangan cuaca ekstrem yang masih berlangsung.

“Jadi kami rasakan bahwa kebijakan pemerintah saat ini itu juga sudah sesuai dengan apa yang bisa dicapai dan progresnya saat ini juga cukup baik,” katanya.

Saat ditanya terkait pengibaran bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Aceh, Eddy mengaku belum bisa memberikan tanggapan lebih jauh.

“Saya mungkin belum bisa menanggapi hal itu (bendera GAM) karena saya belum baca,” singkatnya.

Namun demikian, kata Eddy, apa yang dilakukan pemerintah dalam penanganan bencana Sumatera saat ini sudah tepat.

Ia menyatakan bahwa ke depan yang perlu dilakukan adalah mempercepat proses penanganan dan pemulihan, meski dihadapkan pada kondisi cuaca yang masih cukup menantang.

“Apa yang dilakukan oleh pemerintah saat ini saya kira juga sudah tepat, tinggal kita bisa mempercepat prosesnya di tengah-tengah kondisi cuaca yang memang saat ini sedang menantang,” pungkasnya.


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya