Berita

Ribuan Masyarakat Ikuti Istighosah Kubro Pemprov Lampung Bersama Habib Ja'far. (Foto: RMOLLampung/Diskominfotik)

Nusantara

Istighosah Kubro di Lampung Bangun Fondasi Moral untuk Pembangunan

MINGGU, 28 DESEMBER 2025 | 06:35 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pemerintah Provinsi Lampung menggelar Istighosah Kubro dan Muhasabah Masyarakat Lampung 2025 bersama Al-Habib Husein bin Ja'far Al-Hadar di Masjid Raya Al-Bakrie, Bandar Lampung, Sabtu, 27 Desember 2025. 

Kegiatan doa bersama ini dihadiri ribuan masyarakat dari berbagai daerah di Lampung. Mereka memanjatkan doa untuk keberkahan, keselamatan dan harapan baru bagi Provinsi Lampung dan bangsa Indonesia. Sekaligus juga mendoakan warga terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Selain Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Istighosah Kubro turut dihadiri jajaran pemerintah provinsi, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para tokoh agama, kyai, alim ulama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat. Suasana khusyuk menyelimuti masjid sejak awal hingga akhir acara.


Dalam sambutannya, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal mengajak masyarakat menjadikan akhir tahun sebagai momentum refleksi bersama. 

Ia menyebut perjalanan pembangunan Lampung sepanjang 2025 diwarnai berbagai capaian sekaligus tantangan yang harus disikapi dengan sikap rendah hati dan keterbukaan untuk terus belajar.

"Sepanjang satu tahun terakhir, ada hal-hal yang patut kita syukuri, namun juga ada kekurangan yang harus kita benahi bersama. Semua itu bagian dari proses yang menuntut keteguhan, kejujuran, dan komitmen untuk melangkah ke arah yang benar," ujar Gubernur Mirza dikutip Kantor Berita RMOLLampung, Minggu, 28 Desember 2025.

Ia juga menegaskan bahwa pembangunan tidak semata diukur dari pertumbuhan ekonomi atau kemajuan infrastruktur. Menurut dia, pembangunan yang berkelanjutan harus berpijak pada nilai moral, kebersamaan, dan akhlak yang kuat.

"Tanpa fondasi moral, kemajuan tidak akan bertahan lama. Istighosah ini kita jadikan ruang perenungan agar setiap langkah pembangunan selalu dilandasi niat yang lurus dan tanggung jawab moral," ucapnya.

Gubernur Mirza juga mengingatkan pentingnya doa dan ikhtiar bersama di tengah ancaman bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Lampung, menurutnya, tidak boleh lengah dan harus memperkuat kesiapsiagaan dengan tetap mengedepankan nilai gotong royong.

"Melalui doa dan munajat, kita memohon agar Lampung senantiasa dilindungi, dijauhkan dari musibah, serta diberi ketentraman dan keselamatan bagi seluruh masyarakatnya," ujarnya.

Menghadapi tahun-tahun mendatang, Gubernur Mirza menilai tantangan pembangunan akan semakin kompleks seiring cepatnya perubahan zaman dan meningkatnya kebutuhan masyarakat. Karena itu, persatuan dan kolaborasi lintas elemen menjadi kunci utama.

"Kita telah menyusun rencana dan mengoptimalkan sumber daya, namun ke depan dibutuhkan gotong royong yang lebih kokoh. Tidak ada pembangunan yang berhasil tanpa kebersamaan," ujarnya.

Menutup sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada para ulama, tokoh masyarakat, akademisi, dan seluruh elemen masyarakat yang selama ini menjaga harmoni sosial di Lampung. Ia berharap doa bersama ini membawa keberkahan dan harapan baru bagi masa depan daerah.

"Semoga Lampung menjadi negeri yang aman, rukun, dan sejahtera. Semoga Allah menolong Provinsi Lampung dalam seluruh urusan dan ikhtiar pembangunannya," ucap Gubernur penuh harap.

Rangkaian Istighosah Kubro dibuka dengan pembacaan Al-Quran, dilanjutkan dengan ceramah agama atau mauidhoh hasanah oleh Al-Habib Husein bin Ja’far Al-Hadar, kemudian ditutup dengan dzikir dan doa bersama. Acara berlangsung tertib dan penuh kekhidmatan hingga akhir.


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya