Berita

Potret mitra driver ojek online dan anaknya yang baru diwisuda. (Foto: Dokumentasi GoTo)

Nusantara

150 Ojol dan Keluarga Bisa Kuliah Berkat Tambahan Beasiswa GoTo

RABU, 24 DESEMBER 2025 | 00:01 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk melalui Yayasan GoTo Merah Putih (YGMP) menambah jumlah kuota penerima beasiswa untuk mitra pengemudi ojek online (ojol) dan keluarga hingga lima kali lipat di tahun 2026. 

YGMP mengumumkan peningkatan skala penerima Beasiswa GoTo Merah Putih diperluas menjadi 150 penerima beasiswa pendidikan di tahun 2026. Penerima manfaat juga mencakup mitra pengemudi ojol yang ingin melanjutkan pendidikan D3 dan S1. 

Ketua Yayasan GoTo Merah Putih, Amelia Sutanto mengatakan langkah ini merupakan komitmen nyata GoTo dan YGMP untuk mendukung keluarga serta mitra pengemudi ojol dalam meraih cita-cita.


“YGMP hadir untuk mendengar setiap aspirasi, melindungi setiap mimpi agar tidak terhenti oleh keadaan, dan pada akhirnya mensejahterakan seluruh keluarga besar GoTo melalui pendidikan,” kata Amelia dalam keterangan resmi yang diterima redaksi di Jakarta pada Selasa, 23 Desember 2025.

Sebelumnya beasiswa hanya diperuntukan untuk anak-anak mitra pengemudi ojol. Namun kini, untuk pertama kalinya mitra pengemudi ojol ikut berkesempatan melanjutkan pendidikan tinggi dari Beasiswa GoTo Merah Putih.

“Perluasan ini adalah komitmen YGMP untuk terus berjalan beriringan dengan mitra driver, memastikan ekosistem GoTo dapat menjadi tangga menuju kehidupan yang lebih baik,” ungkap Amelia.

Inisiatif ini berangkat dari komitmen YGMP untuk meningkatkan kualitas hidup, kesempatan untuk belajar dan berkembang, yang menjadi hak setiap mitra pengemudi ojol. YGMP berharap dengan membuka akses beasiswa bagi mitra pengemudi ojol, GoTo dapat menghadirkan peluang baru bagi para mitra untuk meraih masa depan yang lebih baik.


Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya