Berita

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melantik tujuh anggota KPID Provinsi DKI Jakarta periode 2025-2028 di Balai Kota Jakarta, Rabu 17 Desember 2025.(Foto: PPID DKI Jakarta)

Nusantara

KPID DKI Dituntut Kontrol Mental dan Akhlak Penonton Televisi

KAMIS, 18 DESEMBER 2025 | 03:01 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Tujuh Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi DKI Jakarta periode 2025-2028 yang baru dilantik diharapkan menjadi regulator yang kuat dan adaptif untuk memastikan penyiaran sehat, berkualitas, beretika, dan berpihak pada kepentingan publik.

Demikian disampaikan Ketua Umum Dewan Adat Bamus Betawi, Muhammad Rifki alias Eki Pitung melalui keterangan tertulis di Jakarta, Kamis 18 Desember 2025.

"KPID agar turut membangun dan mengontrol  mental moral dan akhlak penonton televisi serta turut membangun kecerdasan anak bangsa," kata Eki Pitung.


Eki Pitung juga berharap KPID DKI ikut mendukung Jakarta yang kini bertransformasi menjadi Kota Global.

Menurut Eki Pitung, KPID harus memperketat pengawasan konten, termasuk hoaks, pengembangan literasi media, mendorong persaingan sehat, serta mewadahi aspirasi masyarakat agar siaran bermanfaat dan mendidik.

"Memastikan siaran mematuhi aturan, tidak menyebarkan hoaks," kata Eki Pitung.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi melantik tujuh anggota KPID Provinsi DKI Jakarta periode 2025-2028 di Balai Kota Jakarta, Rabu 17 Desember 2025.

Tujuh anggota KPID DKI Jakarta yang dilantik masing-masing adalah Ahmad Sulhy, Luli Barlini, Very Opra Ferdinalsyah, Ananda Ismail, Arri Wahyudi Edimar, Didik Suyuthi, serta Sona Sofyan Permana.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya