Berita

Korps Mahasiswa Nusantara (Komandan) saat menggelar aksi penyampaian aspirasi di depan Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta. (Foto: Istimewa)

Politik

Komandan Minta Kejagung Proaktif: Jangan Ada Pembiaran Mafia Proyek

RABU, 17 DESEMBER 2025 | 18:16 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kejaksaan Agung diminta menguatkan koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum untuk melakukan monitoring pembangunan infrastruktur di daerah.

Desakan itu disampaikan Korps Mahasiswa Nusantara (Komandan) saat menggelar aksi penyampaian aspirasi di depan Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta.

Koordinator Lapangan Komandan, Akbar Rasyid secara khusus meminta Kejagung bersama Kementerian PU mengaudit pembangunan infrastruktur di Balai Jalan Maluku Utara.


Kata Akbar Rasyid, Kejagung harus mengambil peran strategis seiring ramainya desas desus dugaan korupsi yang diduga melibatkan pejabat Balai Jalan Maluku Utara.

“Kami datang ke Kejaksaan Agung untuk menagih komitmen penegakan hukum. Jangan ada pembiaran terhadap mafia proyek dan korupsi di sektor infrastruktur,” ujar Akbar Rasyid dalam keterangannya, Rabu 17 Desember 2025.

Dia juga  mendesak Inspektorat Jenderal Kementerian PU untuk segera melakukan audit investigatif serta menjatuhkan sanksi administratif dan etik kepada pejabat yang diduga terlibat.

“Kementerian PU tidak boleh lepas tangan. Jika ada pejabat di bawahnya yang diduga korup, maka pembenahan harus dilakukan dari hulu sampai hilir,” tegas Akbar.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya