Berita

Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Bahlil Dianggap Cari Aman di Golkar Lewat Usul Koalisi Permanen

JUMAT, 12 DESEMBER 2025 | 02:25 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Wacana koalisi permanen yang dikemukakan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia dianggap sebagai manuver politik agar tidak dipecat Presiden Prabowo Subianto dari Kabinet Merah Putih.

Hal itu disampaikan Founder Citra Institute, Yusak Farchan kepada RMOL sesaat lalu di Jakarta, Kamis, 11 Desember 2025.  

Yusak menilai adanya kemungkinan presiden mereshuffle Bahlil dari jabatan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sesuai desakan publik. 


Selain itu, menurut Yusak, Bahlil juga ingin mengamankan posisinya sebagai Ketum Golkar 

"Bahlil sedang meredam gejolak internal Partai Golkar agar posisinya sebagai ketua umum tidak didongkel di tengah jalan. Karena kalau Prabowo sure dan happy terhadap Bahlil, posisi Bahlil tentu akan aman," ujar Yusak. 

Ancaman terhadap Bahlil di internal Golkar, menurut Yusak juga semakin jelas terlihat lewat permintaan pembentukan koalisi permanen kepada Presiden Prabowo.

"Dukungan presiden atas kekuasaan terhadap Bahlil, saya kira sangat vital untuk meredam upaya kudeta internal (Golkar) dari posisi ketua umum," demikian Yusak menambahkan.


Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya