Berita

Universitas Trisakti mengirim tim medis dan relawan ke Aceh untuk membantu penanganan korban banjir dan longsor melalui program Usakti untuk Sumatra. (Foto: Dokumentasi Universitas Trisakti)

Nusantara

Trisakti Kirim Tim Medis dan Relawan Bantu Korban Banjir Aceh

KAMIS, 11 DESEMBER 2025 | 23:23 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Universitas Trisakti (Usakti) mengirim tim medis dan relawan ke Aceh untuk membantu penanganan korban banjir dan longsor untuk Sumatera. 

Tim yang tergabung dalam program ‘Usakti untuk Sumatera’ ini berangkat pada Kamis, 12 Desember 2025 dan akan bertugas hingga 16 Desember 2025.

Pelepasan tim dilakukan di Kampus Universitas Trisakti, Jakarta, dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Trisakti, Prof. Dr. Ir. Kadarsah Suryadi. Ia didampingi Wakil Rektor III Ir. Yoska Oktaviano, Dekan Fakultas Kedokteran Dr. dr. Yenny, serta Wakil Dekan III dr. Adriani.


“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh relawan yang terlibat dalam misi kemanusiaan ini. Universitas Trisakti selalu siap hadir membantu masyarakat saat terjadi bencana," ujar Kadarsah Suryadi dalam keterangan resmi yang diterima redaksi di Jakarta.

Tim gabungan tersebut terdiri dari para dokter Universitas Trisakti, Presiden Mahasiswa, perwakilan TBMT, BEM Fakultas Kedokteran, dan unit pecinta alam Aranyacala. Mereka akan memberikan layanan kesehatan, melakukan pendataan kebutuhan warga, serta menyalurkan bantuan logistik.

Selama empat hari, tim dijadwalkan bergerak ke berbagai titik terdampak bencana untuk memberikan bantuan langsung. Tim medis akan fokus memberikan pelayanan kesehatan darurat, termasuk pemeriksaan penyakit infeksi pascabanjir serta penyaluran obat-obatan kepada warga.

Keterlibatan lintas unit dalam program ini disebut sebagai wujud nyata solidaritas civitas academica Universitas Trisakti dalam menjawab kebutuhan masyarakat saat bencana. Sinergi antara tenaga medis, organisasi mahasiswa, dan unit pecinta alam diharapkan dapat memberikan dampak maksimal bagi para korban.

Universitas Trisakti berharap program ini dapat menjadi gerakan kemanusiaan berkelanjutan yang terus memberi manfaat bagi warga terdampak bencana di berbagai wilayah Indonesia.


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya