Berita

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. (Foto: Reuters)

Dunia

Presiden Ukraina Siap Serahkan Proposal Perdamaian Baru ke AS

RABU, 10 DESEMBER 2025 | 13:25 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berencana  menyerahkan proposal perdamaian versi terbaru kepada Amerika Serikat pada Rabu waktu setempat.

"Kami bekerja sangat aktif pada semua komponen langkah-langkah yang mungkin untuk mengakhiri perang, dan kami siap untuk mempresentasikannya kepada mitra kami di Amerika," kata Zelensky, dikutip dari Mezha, Rabu 10 Desember 2025.

Menurut Zelensky, pembahasan itu berlangsung dalam pertemuan penasihat keamanan nasional Eropa di London pada 8 Desember 2029. Saat itu Zelensky bertemu Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, Kanselir Jerman Friedrich Merz, dan Presiden Prancis Emmanuel Macron. 


Zelensky menegaskan Ukraina mengupayakan perdamaian sejati.

"Dalam waktu dekat, kami akan siap mengirimkan dokumen-dokumen yang telah direvisi ke Amerika Serikat," kata Zelensky.

Pembahasan rencana perdamaian sebelumnya dilakukan dalam pertemuan Ukraina, AS, dan negara Eropa di Jenewa serta Miami, termasuk meninjau 28 poin rencana yang diajukan Washington. 

Zelensky menutup dengan menekankan bahwa rencana tersebut disusun untuk melindungi kepentingan nasional.

"Semuanya bergantung pada apakah Rusia siap mengambil langkah-langkah efektif untuk menghentikan pertumpahan darah," pungkas Zelensky.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

UPDATE

Restorative Justice Jadi Komedi saat Diucapkan Jokowi

Selasa, 27 Januari 2026 | 04:08

Pembentukan Dewan Perdamaian Trump Harus Dikritisi Dunia Islam

Selasa, 27 Januari 2026 | 04:00

Eggi Sudjana Pengecut, Mau Cari Aman Sendiri

Selasa, 27 Januari 2026 | 03:15

Beasiswa BSI Maslahat Sentuh Siswa Dhuafa

Selasa, 27 Januari 2026 | 03:12

Purbaya Bakal Sidak Perusahaan Baja China Pengemplang Pajak

Selasa, 27 Januari 2026 | 03:03

Kirim Surat ke Prabowo, Prodem Minta Polri Tetap di Bawah Presiden

Selasa, 27 Januari 2026 | 02:32

Pengangkatan 32 Ribu Pegawai SPPG Jadi PPPK Jomplang dengan Nasib Guru Madrasah

Selasa, 27 Januari 2026 | 02:17

Dukung Prabowo, Gema Bangsa Bukan Cari Jabatan

Selasa, 27 Januari 2026 | 02:01

Lingkaran Setan Izin Muadalah

Selasa, 27 Januari 2026 | 01:38

Polri di Bawah Presiden Amanat Reformasi dan Konstitusi

Selasa, 27 Januari 2026 | 01:13

Selengkapnya