Berita

Kondisi salah satu desa di Sumatera Barat setelah diterjang banjir bandang (Foto: Dokumentasi BNPB)

Politik

Pemerintah Diminta Tambah TKD untuk Daerah Terdampak Bencana

SELASA, 09 DESEMBER 2025 | 17:05 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah Pusat didesak segera menambah anggaran Transfer ke Daerah (TKD) bagi wilayah yang tengah menghadapi dampak bencana banjir bandang dan tanah longsor.

“Daerah sedang berjuang untuk pulih di tengah keterbatasan anggaran. Pemangkasan TKD jelas berdampak pada kemampuan penanggulangan bencana. Padahal masyarakat membutuhkan pemulihan cepat dan menyeluruh," kata Anggota Komisi IV DPR RI, Cindy Monica, Selasa, 9 Desember 2025.

Cindy menyoroti pemangkasan alokasi TKD tahun ini telah mengurangi ruang fiskal pemerintah daerah, sehingga menghambat proses tanggap darurat maupun pemulihan pascabencana. 


Di berbagai wilayah, khususnya Sumatra Barat, kerusakan infrastruktur, hilangnya lahan pertanian, hingga terputusnya akses ekonomi semakin menekan masyarakat.

"Saya meminta pemerintah pusat mempertimbangkan kembali penambahan anggaran TKD bagi Sumatra Barat,” tegas legislator Fraksi Partai NasDem itu.

Menurutnya, penambahan TKD bukan sekadar urusan teknis anggaran, tetapi menyangkut keberlanjutan rehabilitasi infrastruktur, bantuan sosial bagi penyintas, pemulihan sentra pertanian, serta percepatan ekonomi masyarakat di daerah terdampak.

“Sumbar, Sumut, dan Aceh tidak boleh dibiarkan berjalan sendiri menghadapi bencana ini. Negara harus hadir melalui kebijakan anggaran yang memihak masyarakat terdampak. Saya di DPR RI berkomitmen mengawal isu ini dan mendorong skema anggaran yang adaptif terhadap kondisi bencana,” tegasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya