Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Harga Beras di Jepang Tembus Rp93.000 Per Kg

SENIN, 08 DESEMBER 2025 | 11:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga beras eceran di Jepang kembali mencapai rekor tertinggi untuk pertama kalinya dalam tiga minggu terakhir, menurut data terbaru dari Kementerian Pertanian. 

Dikutip dari Japan Times, Senin 8 Desember 2025, dalam pekan yang berakhir Minggu lalu, harga rata-rata beras di sekitar 1.000 supermarket naik 23 Yen dari minggu sebelumnya dan kini berada di angka 4.335 Yen per 5 kilogram atau sekitar Rp 468.500 per 5 kg.

Kenaikan terjadi pada hampir semua jenis beras. Beras bermerek, khususnya beras baru panen, naik tipis menjadi 4.551 Yen (sekitar Rp 492.000), sementara beras campur yang lebih murah justru melonjak cukup besar hingga 3.870 Yen (sekitar Rp 418.000). 


Lonjakan pada beras campur ini diperkirakan terjadi setelah beras hasil panen 2025 mulai digunakan secara luas untuk campuran tersebut. Dalam pekan pelaporan yang sama, beras bermerek tetap mendominasi pasar dengan porsi sekitar 68 persen dari total penjualan.

Survei terpisah yang mencakup sekitar 1.200 supermarket juga menunjukkan tren yang sama, di mana harga rata-rata beras naik menjadi 3.835 Yen atau sekitar Rp 414.000, naik 180 Yen dari minggu sebelumnya. 

Survei lain terhadap sekitar 6.000 toko ritel, termasuk toko obat, mencatat kenaikan 92 Yen sehingga harga rata-rata di jaringan ritel yang lebih luas mencapai 4.315 Yen atau sekitar Rp 467.000. Data ini menunjukkan bahwa kenaikan harga beras terjadi merata di berbagai jenis pengecer di seluruh Jepang.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya