Berita

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: RMOLJabar)

Politik

Korban Bencana di Jabar Lebih Butuh Perhatian Dedi Mulyadi

SABTU, 06 DESEMBER 2025 | 04:44 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi berangkat ke Pulau Sumatera untuk memberikan bantuan kepada korban banjir. Padahal saat bersamaan rakyat di wilayahnya sedang menghadapi musibah yang sama. 

Tercatat ada empat kabupaten yang dilanda banjir, dengan 861 kepala keluarga atau 2.648 jiwa terdampak, serta sekitar 861 rumah warga terendam. Ketinggian air dilaporkan mencapai 20-50 sentimeter. 

“Sebaiknya seluruh pemimpin daerah fokus pada wilayah masing-masing. Serahkan penanganan bencana di Sumatera kepada pemerintah pusat dan daerah terkait," kata Ketua Forum Silaturahmi Alumni UI (Forsa UI) Alip Purnomo melalui keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu 6 Desember 2025.


Menurut Alip, negara telah memiliki mekanisme dan tim yang siap menanggung tanggung jawab tersebut. Publik juga akan turut membantu melalui jalur yang sesuai.

Alumni Antropologi UI ini menambahkan, kehadiran pemimpin daerah lain di sana justru bisa berbahaya.

"Ingat, itu wilayah bencana, bukan tempat pariwisata. Apalagi di bulan Desember, ketika menurut perkiraan iklim di berbagai wilayah Indonesia sedang tidak bersahabat," kata Alip. 

Menurut Alip, seluruh dukungan kemanusiaan sebaiknya disalurkan melalui lembaga yang kompeten dan berwenang agar dapat ditindaklanjuti secara efektif. 

Alip menekankan bahwa ketidakhadiran Dedi Mulyadi di daerahnya ketika bencana datang dapat merusak kredibilitas, integritas, dan tanggung jawab moralnya sebagai pejabat negara. 

"Ini bahkan memperkuat stigma publik bahwa Dedi Mulyadi lebih mengutamakan algoritma media sosial ketimbang mandat gubernurnya," pungkas Alip.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya