Berita

Personel Tim SAR gabungan mengevakuasi korban banjir bandang di Jorong (dusun) Toboh, Nagari (desa) Malalak Timur, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Aceh. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Update Korban Bencana Sumatera: 811 Jiwa Meninggal, 623 Orang Masih Hilang

KAMIS, 04 DESEMBER 2025 | 03:38 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan perkembangan terkini terkait banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Hingga Rabu 3 Desember 2025, sebanyak 811 jiwa dilaporkan meninggal dunia dan 623 orang masih dalam pencarian. 

Berdasarkan laporan resmi BNPB, bencana ini juga menyebabkan 2.600 orang luka-luka, 3,2 juta jiwa terdampak, dan 593,9 ribu warga terpaksa mengungsi. Total 49 kabupaten/kota mengalami dampak langsung. 

Selain itu, sebanyak 3.400 rumah rusak berat, 2.100 rusak sedang, 4.900 rusak ringan, serta kerusakan fasilitas umum yang meliputi 215 unit fasilitas pendidikan, 299 jembatan, 9 fasilitas kesehatan, dan 132 rumah ibadah. 


Di Aceh, tercatat 278 warga meninggal dunia dan 194 orang masih hilang. Korban tersebar di Kabupaten Aceh Utara, Aceh Tamiang, Bener Meriah, Pidie Jaya, dan Aceh Tengah. 

Bencana ini juga mengakibatkan 1.800 warga luka-luka, 1,4 juta jiwa terdampak, dan 502,6 ribu orang mengungsi. 

Sebanyak 18 kabupaten/kota terdampak. Kerusakan bangunan meliputi 2.300 rumah rusak berat, 1.600 rumah rusak sedang, 1.300 rumah rusak ringan, serta kerusakan 75 fasilitas pendidikan, 204 jembatan, dan 48 rumah ibadah. 

Di Sumut, sebanyak 296 warga meninggal dunia dan 170 orang hilang. Korban berada di wilayah Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Kota Sibolga, dan Tapanuli Utara. 

Sebanyak 648 ribu warga mengalami luka-luka, 1,7 juta jiwa terdampak, dan 52,4 ribu orang mengungsi dari 16 kabupaten/kota terdampak. 

Kerusakan infrastruktur mencakup 2.100 rumah rusak ringan, 52 fasilitas pendidikan, 29 jembatan, 1 fasilitas kesehatan, dan 19 rumah ibadah. 

Di Sumbar, tercatat 236 warga meninggal dunia dan 260 orang masih hilang, dengan sebaran di Kabupaten Agam, Kota Padang Panjang, dan Padang Pariaman. Bencana juga menyebabkan 111 warga luka-luka, 140,5 ribu jiwa terdampak, dan 23,8 ribu orang mengungsi dari 15 kabupaten/kota terdampak. 

Kerusakan bangunan meliputi 1.400 rumah rusak ringan, 86 fasilitas pendidikan, 66 jembatan, 8 fasilitas kesehatan, dan 65 rumah ibadah.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kapal-kapal yang Tertinggal

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:55

Teriakan ‘Bapak Aing’ Sambut Kirab Milangkala Tatar Sunda

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:36

Kebahagiaan Mahasiswa Baru

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:20

Pemerintah Mestinya Terbuka soal Harga Keekonomian BBM Bersubsidi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:59

Nelayan Tradisional Soroti Tiga Isu Mendesak Masyarakat Pesisir

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:45

ASEAN dan Tantangan Ketahanan Energi Kawasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:25

Eks Wakapolda Sulsel Jabat Kapolda Sulteng

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:59

KIOTEC Kunjungi Korsel Perkuat Kapasitas SDM Kelautan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:40

Meritokrasi dan Integritas dalam Promosi Perwira Tinggi TNI-Polri

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:28

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya