Berita

PLN melakukan pemulihan kelistrikan di Aceh. (Foto: PLN)

Nusantara

Pemulihan Sistem Kelistrikan di Wilayah Bencana Dipercepat

PLN Icon Plus Aktivasi Jaringan Komunikasi Gunakan Internet Satelit
RABU, 03 DESEMBER 2025 | 04:45 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Mendukung PLN melakukan pemulihan kelistrikan di Aceh, PLN Icon Plus menghadirkan dukungan konektivitas darurat melalui pemanfaatan perangkat komunikasi satelit di beberapa titik terdampak. 

Direktur Utama PLN Icon Plus, Chipta Perdana mengatakan, saat ini sudah lebih dari 40 titik rampung terpasang layanan internet dan akan terus bertambah sesuai dengan kebutuhan dilapangan.

Menurut Chipta, kehadiran koneksi sementara ini digunakan untuk memulihkan layanan kelistrikan dan juga memberikan akses komunikasi bagi warga, relawan, dan tim tanggap darurat agar tetap terhubung serta memperlancar koordinasi bantuan di tengah situasi yang masih belum sepenuhnya stabil. 


"Dengan adanya konektivitas ini, kami terus besinergi lintas sektor untuk mendukung pemulihan di wilayah terdampak dapat berjalan sesuai kebutuhan di lapangan," kata Chipta melalui keterangan tertulis di Jakarta, Rabu 3 Desember 2025.

Dengan jaringan yang kembali tersambung, lanjut Chipta, pemulihan layanan kelistrikan, koordinasi lintas instansi, hingga layanan kemanusiaan dapat berjalan lebih terarah dan efektif, di tengah situasi penuh keterbatasan.

Dari Lokasi bencana, di Desa Kapa, Kabupaten Bireuen, Aceh yang terdampak cukup parah, Direktur Operasi PLN Icon Plus, M. Soffin Hadi terjun langsung untuk memastikan setiap progress yang dilakukan sesuai dengan rencana pemulihan telekomunikasi.

“Tidak hanya di sini namun di lokasi lain juga sama kami lakukan” kata Soffin. 

PLN Icon Plus mengerahkan 60 personel dari berbagai wilayah untuk membantu pemulihan komunikasi di lokasi Aceh.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya