Berita

Kolaborasi BUMN mengirimkan tiga ton bantuan tahap kedua yang ditujukan bagi masyarakat terdampak banjir dan longsor di Provinsi Aceh. (Foto: PT PGN)

Nusantara

PGN-Danantara-Garuda Dukung Pemulihan Warga Terdampak Bencana di Sumatera

RABU, 03 DESEMBER 2025 | 01:09 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) bersama Danantara dan Garuda Indonesia mengirimkan tiga ton bantuan tahap kedua yang ditujukan bagi masyarakat terdampak banjir dan longsor di Provinsi Aceh dan sejumlah wilayah lain di Pulau Sumatera.

“Dalam kondisi darurat seperti ini, kolaborasi adalah kunci. Kami bersama Danantara dan Garuda Indonesia bergerak cepat agar bantuan segera diterima masyarakat yang membutuhkan,” kata Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman melalui keterangan tertulis di Jakarta, Rabu 3 Desember 2025.

Bantuan tahap kedua yang telah dikirimkan pada Senin 1 Desember 2025 tersebut mencakup kebutuhan pokok seperti beras, mi instan, dan air mineral, serta perlengkapan ibu dan anak berupa pembalut dan popok bayi. Selain itu, bantuan juga dilengkapi dengan paket kesehatan dan obat-obatan untuk mendukung kebutuhan darurat masyarakat terdampak. 


“Harapannya dapat meringankan beban masyarakat di tengah kondisi yang sulit,” kata Fajriyah.

Bantuan tahap kedua ini difokuskan untuk wilayah Aceh yang saat ini menjadi salah satu daerah dengan dampak bencana paling signifikan. PGN memastikan proses distribusi dilakukan sesuai prioritas kebutuhan di lapangan dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. 

Bantuan tersebut nantinya akan didistribusikan oleh BUMN Koordinator Aceh dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat agar dapat menjangkau masyarakat terdampak secara lebih cepat dan tepat.

“Wilayah Aceh menjadi fokus utama pada penyaluran tahap kedua ini karena kondisi di lapangan membutuhkan respons segera,” tutup Fajriyah.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya