Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Janji Bantu Lahan Jagung Aceh yang Hancur Diterjang Banjir

SELASA, 02 DESEMBER 2025 | 10:26 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk membantu pemulihan lahan jagung milik warga Aceh Tenggara yang hancur akibat banjir dan longsor. 

Prabowo menyampaikan hal itu saat menerima keluhan langsung dari warga Kutacane, Aceh Tenggara, Senin, 1 Desember 2025.

Warga tersebut meminta pemerintah membangun bendungan di sekitar area pertanian untuk mencegah banjir kembali merusak lahan mereka. Ia mengaku pertanian jagung mereka kini hancur dan tak memiliki sisa panen.


"Mohon dibendung, Pak, jagung kami semua sudah habis. Kami enggak tahu ke depannya, mohon tinjau Bapak sebentar. Kami sudah hancur Pak, pertanian jagung kami enggak berhasil," ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Presiden Prabowo memastikan pemerintah pusat dan daerah akan turun tangan memperbaiki kerusakan yang membuat para petani kehilangan hasil panen.

"Nanti kita perhatikan, kita bantu. Percayalah kita akan berbuat yang terbaik untuk rakyat," kata Prabowo.

Kepala negara juga menyampaikan komitmen pemerintah untuk mempercepat perbaikan infrastruktur melalui kebijakan efisiensi di tingkat pusat agar lebih banyak bantuan dapat disalurkan ke daerah.

“Kita segera akan membuka jembatan-jembatan yang rusak akan segera kita perbaiki. Sebelum-sebelumnya pun saya sudah sebetulnya alokasi anggaran untuk fasilitas dan prasarana yang ada di desa-desa dan di kabupaten-kabupaten, jadi alhamdulillah kita punya anggarannya,” kata Prabowo.

Lebih lanjut Presiden juga menyampaikan apresiasi terhadap semangat warga Aceh Tenggara.

“Saya sampaikan terima kasih walaupun saudara-saudara bapak-bapak ibu-ibu mengalami musibah masih semangat masih cerah, masih menerima saya dengan senyum, terima kasih luar biasa,” ujar Presiden.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya