Berita

Pembina Komite Indonesia untuk Solidaritas Palestina (KISPA), Ustaz Ferry Nur menyerahkan donasi warga Gaza, Palestina. (Foto: Dokumentasi KISPA)

Politik

Warga Gaza Sumbang 1.000 Dolar AS untuk Korban Banjir Sumatera

SELASA, 02 DESEMBER 2025 | 05:03 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Meski tengah menghadapi situasi sulit akibat agresi militer dan blokade, rakyat Gaza, Palestina, justru menunjukkan kepedulian luar biasa terhadap korban bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Sumatera, Indonesia.

"Rakyat Gaza Palestina, walaupun sedang menderita akibat genosida, serangan brutal penjajah Israel, dan banjir akibat hujan lebat, masih memiliki kepedulian dan cinta kepada rakyat Indonesia," kata Pembina Komite Indonesia untuk Solidaritas Palestina (KISPA), Ustaz Ferry Nur dalam keterangannya, Selasa 2 Desember 2025.

Salah satu bentuk nyata kepedulian tersebut datang dari seorang warga Gaza bernama Abu Ahmad. Tidak hanya menyampaikan doa, Abu Ahmad turut menyisihkan uang pribadinya sebesar 1.000 dolar AS (sekitar Rp15 juta) untuk meringankan beban korban bencana di Sumatra.


"Mohon maaf, karena jumlah ini terlalu kecil menurut kemampuan saya," ungkap Abu Ahmad dalam pesannya yang diteruskan oleh KISPA.

Abu Ahmad juga menyampaikan pesan duka mendalam bagi para korban. "Kami berdoa kepada Allah SWT agar mengampuni saudara-saudara kami di sana, melindungi mereka dari segala bahaya, dan menyembuhkan luka-luka mereka. Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan Allah SWT," tambahnya.

Di tengah keterbatasan dan penderitaan fisik akibat perang, warga Gaza masih mengingat saudaranya di Indonesia. Hal ini diharapkan dapat menggugah semangat solidaritas bangsa Indonesia untuk terus saling membantu, baik bagi korban bencana di dalam negeri maupun bagi rakyat Palestina yang masih diblokade.

Bagi masyarakat Indonesia yang ingin turut serta membantu meringankan beban rakyat Gaza, KISPA membuka saluran donasi melalui Infak Palestina Bank Muamalat Indonesia (Kode: 147) No. Rek: 3110004427 A.n. Nurdin QQ.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya