Berita

Bursa Efek Indonesia (RMOL/ Reni Erina)

Bisnis

SMMA Sulap Utang Anak Usaha Jadi Modal Rp880 Miliar

SENIN, 01 DESEMBER 2025 | 13:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Raksasa konglomerasi jasa keuangan, PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA), baru saja melakukan langkah strategis untuk menyehatkan struktur modal salah satu entitas anaknya. Melalui jurus sulap utang menjadi modal, SMMA menyuntikkan dana segar sebesar Rp880 miliar kepada PT Arthamas Solusindo.

Dana jumbo tersebut tidak diberikan dalam bentuk uang tunai murni, melainkan melalui skema debt-to-equity swap atau konversi utang menjadi saham.

Dalam keterbukaan informasi yang dikutip redaksi di Jakarta, Senin 1 Desember 2025, manajemen SMMA menjelaskan langkah ini bertujuan untuk memperkuat struktur permodalan Arthamas Solusindo secara permanen. Aksi korporasi ini pun telah mengantongi restu pemegang saham Arthamas Solusindo dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar di hari yang sama.


Dengan rampungnya proses konversi ini, kepemilikan SMMA atas Arthamas Solusindo semakin kuat. 

Porsi kepemilikan SMMA di Arthamas Solusindo kini melambung tinggi menjadi 99,99 persen dari total saham, setara dengan 1,68 miliar lembar saham. Ini menegaskan posisi Arthamas Solusindo sebagai anak perusahaan yang hampir sepenuhnya dimiliki oleh SMMA.

Meskipun suntikan modalnya terbilang besar, SMMA menegaskan bahwa aksi korporasi ini bukanlah transaksi material, nilai penyertaan modal ini tidak melebihi 20 persen dari total ekuitas SMMA. Oleh karena itu, langkah ini dipastikan tidak akan menimbulkan dampak yang signifikan dan berarti terhadap operasional, keuangan, maupun prospek bisnis SMMA ke depan. Intinya, ini adalah langkah internal yang sehat untuk memperkuat grup usaha.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya