Berita

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandi. (Foto: Instagram Kemenhub)

Politik

Bandara IMIP Indikasi Ada Negara dalam Negara, Menhub Layak Dicopot

MINGGU, 30 NOVEMBER 2025 | 19:45 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Keberadaan Bandara Khusus Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) mengindikasikan ada upaya menciptakan negara dalam negara.

Sosok Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandi pun disorot lantaran pernah menetapkan bandara IMIP Morowali berstatus sebagai bandara internasional.

Padahal dalam temuan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, bandara tersebut bak hantu karena tidak dilengkapi petugas bea cukai dan imigrasi.


"Bandara IMIP itu ilegal dari sisi pertahanan negara. Langkah Menhan sudah tepat, jangan ada negara dalam negara. Bila perlu itu ditutup dan diselidiki secara serius," kata Direktur Gerakan Perubahan Muslim Arbi, Minggu, 30 November 2025.

Bandara IMIP Morowali wajib diusut tuntas. Agar berjalan maksimal, Menhub Dudy disarankan nonaktif sampai pengusutan tuntas. Jika terbukti bersalah, maka Dudy layak dicopot.

"Itu berbahaya bagi kedaulatan negara. Menhub harus diperiksa, bia perlu dicopot karena dia melakukan langkah yang keliru," tutur Muslim.

Muslim pun menyoroti latar belakang Menhub Dudy di balik penetapan Bandara IMIP sebagai bandara internasional. Dudy merupakan Wakil Bendahara Tim Kampanye Joko Widodo (Jokowi) Maruf Amin di Pilpres 2019.

"Menhub bekerja untuk siapa? Langkah Menhan Sjafrie Sjamsoeddin itu sudah tepat. Komisi I DPR harus turun ke IMIP," pungkas Muslim.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya