Berita

Presiden Prabowo Subianto di Indonesia Arena, Jakarta, Jumat, 28 November 2025 (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Sindir Birokrat yang Suka Markup Harga Hingga 150 Kali Lipat

JUMAT, 28 NOVEMBER 2025 | 20:17 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmennya memberantas korupsi di tubuh birokrasi Indonesia.

Hal itu disampaikan dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 di Indonesia Arena, Jakarta, Jumat, 28 November 2025.

Di hadapan para guru dan tamu undangan, Prabowo meminta dukungan penuh publik untuk membersihkan praktik-praktik koruptif yang selama ini membebani negara. 


“Saya mohon dukungan saudara-saudara kita harus memberantas korupsi dari indonesia ini,” tegasnya.

Prabowo menekankan bahwa beban persoalan korupsi sudah sangat berat dan membutuhkan waktu untuk dibenahi secara sistematis. Ia menyinggung betapa masifnya mark up anggaran yang terjadi di berbagai sektor pemerintahan. 

Kepada para menterinya, Prabowo memberikan instruksi keras untuk mengawasi pejabat dan staf di bawahnya agar tidak bermain-main dalam pengelolaan anggaran. Ia bahkan menyindir birokrat nakal yang kerap menaikkan harga barang secara tidak masuk akal. 

“Saya minta menteri-menteri awasi anak buahmu awasi pejabat-pejabatmu dan saya kasih peringatan ya. Para birokrat kalau masih ngotot mau mempermainkan anggaran mengira bahwa kita bodoh. Semua markup-markup barang harganya 10 juta dinaikin 150 kali jangan kira saya tidak tahu,” kata Prabowo.

Ia menegaskan kembali bahwa setiap rupiah negara harus digunakan untuk kepentingan rakyat, khususnya sektor pendidikan.

“Saya kasih peringatan para menteri, kepala badan, pejabat, bersihkan aparatmu semuanya itu. Kita butuh setiap rupiah untuk kepentingan rakyat untuk kepentingan guru-guru untuk kepentingan perbaikan sekolah kita butuh itu semua,” lanjutnya.

Dalam pidatonya, Prabowo turut menyinggung video-video siswa di daerah terpencil yang harus menempuh perjalanan berat, termasuk menyeberangi sungai setiap hari demi bersekolah. Ia menyebut kondisi itu sebagai pengingat nyata bagi para pejabat agar tidak melakukan korupsi. 

“Koruptor-koruptor lihat ini, harus muter, di sekolah basah, di sekolah mereka basah pulang basah,” ucapnya.

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

UPDATE

Jokowi Sedang Menciptakan Musuh Sendiri Lewat Keliling Indonesia

Minggu, 31 Mei 2026 | 08:17

Jemaah Haji Indonesia Diminta Tertib Menanti Jadwal Kepulangan ke Tanah Air

Minggu, 31 Mei 2026 | 07:44

Turun Gunung Jokowi untuk Gendong Gibran dan Kaesang

Minggu, 31 Mei 2026 | 07:37

Hari Raya Waisak, CFD Jakarta Diliburkan Sementara

Minggu, 31 Mei 2026 | 07:15

IPC TPK Perkuat Konektivitas Perdagangan Indonesia-China

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:45

Paradoks Kekayaan Nasional

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:23

Polda Jateng Izinkan Personel Tembak Begal di Tempat

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:09

Anatomi Pembangunan Kapal Ideal

Minggu, 31 Mei 2026 | 05:41

BGN Tidak Pernah Menunjuk Calo Terkait Pembangunan SPPG

Minggu, 31 Mei 2026 | 05:21

KPK Diminta Jelaskan Arah Pengembangan Kasus Blueray Cargo

Minggu, 31 Mei 2026 | 05:04

Selengkapnya