Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Asia Kompak Naik Didorong Spekulasi The Fed

RABU, 26 NOVEMBER 2025 | 09:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik dibuka sumringah pada Rabu 26 November 2025. Kenaikan ini mengikuti reli di Wall Street, setelah ekspektasi pasar semakin kuat bahwa bank sentral Amerika Serikat, The Fed, akan memangkas suku bunga acuannya pada Desember.

Dikutip dari Reuters, indeks Nikkei 225 dan Topix di Jepang sama-sama naik sekitar 0,9 persen. Saham-saham teknologi kembali memimpin penguatan. Produsen peralatan uji semikonduktor Advantest melesat 2,5 persen, sedangkan Tokyo Electron naik 0,61 persen. Lasertec dan Renesas Electronics juga ikut menguat lebih dari 2 persen dan 1 persen. SoftBank Group tak ketinggalan, naik 2,5 persen.

Di Korea Selatan, indeks Kospi menguat 0,67 persen dan Kosdaq naik 0,64 persen. Pasar Australia melalui indeks S&P/ASX 200 dibuka melonjak 1,2 persen. Sementara itu, kontrak berjangka Hang Seng Hong Kong memberi sinyal pembukaan lebih tinggi di level 25.977, sedikit di atas penutupan sebelumnya.


Sentimen positif makin kuat setelah data CME FedWatch menunjukkan peluang lebih dari 84 persen bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga bulan depan. Presiden The Fed New York, John Williams, juga menegaskan bahwa masih tersedia ruang untuk pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya