Berita

Peserta Munas IX IARMI di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Minggu 23 November 2025. (Foto: Dokumentasi IARMI)

Politik

IARMI: Pertahanan Kawasan dan Diplomasi Harus Berjalan Bersamaan

SELASA, 25 NOVEMBER 2025 | 05:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) menilai dinamika kawasan, terutama terkait Laut Natuna Utara dan rivalitas kekuatan besar menuntut kesiapsiagaan yang semakin kuat.
 
“Pertahanan kawasan dan diplomasi harus berjalan bersamaan. Posisi Indonesia sebagai negara pivotal di ASEAN harus terus ditopang dengan kapasitas nyata,” kata Sekretaris Presidium Sidang Munas IX IARMI, Rasminto dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Senin, 24 November 2025.
  
Dalam konteks geopolitik Indo-Pasifik, piagam Munas IX juga menilai bahwa arah kebijakan pertahanan dan diplomasi Presiden Prabowo sudah berada pada jalur yang tepat. 


IARMI juga mengusulkan pembentukan “situational room” nasional berbasis data dan analisis real-time sebagai instrumen pengambilan keputusan strategis.
 
“Dunia bergerak cepat, ancaman juga berubah cepat. Pemerintah membutuhkan pusat analisis bersama yang bekerja setiap saat,” ucap Rasminto.  
 
Lanjut dia, IARMI turut memberikan dukungan terhadap agenda reformasi hukum yang saat ini menjadi salah satu konsentrasi pemerintahan. Menurutnya, stabilitas keamanan nasional tidak mungkin terjaga tanpa kepercayaan publik pada institusi penegakan hukum.
 
“Supremasi hukum adalah fondasi pertahanan. Tanpa itu, stabilitas nasional tidak akan kokoh,” ujarnya.

Munas IX juga menyatakan dukungan terhadap modernisasi alat utama sistem senjata (alutsista) dan penguatan industri pertahanan dalam negeri, termasuk kolaborasi kampus, alumni, dan industri strategis.
 
“Tantangan baru harus dijawab dengan kapasitas baru. Kemitraan triple helix antara pemerintah, akademisi, dan industri adalah kunci. IARMI siap berperan strategis,” tutur Rasminto.
 
Direktur Human Studies Institute ini menegaskan bahwa Piagam Munas IX menjadi sikap resmi organisasi mengenai arah pembangunan pertahanan nasional.
 
“Posisi IARMI jelas, siap mendukung pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo dan bersama pemerintah memastikan pelaksanaannya berjalan konkret di lapangan,” tandasnya.
 

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya