Berita

Anggota DPD Dapil DKI Jakarta Fahira Idris. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Politik

Fahira Idris:

Perekonomian Jakarta Bergerak di Jalur Positif

SELASA, 25 NOVEMBER 2025 | 05:40 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Era Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sepanjang 2025, tercatat Pertumbuhan investasi meningkat 6,4 persen hingga mencapai Rp204,13 triliun.

Selain itu, penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka menjadi 6,05 persen, serta pendapatan daerah yang telah menyentuh Rp68,53 triliun per 20 November 2025.

"Capaian menjadi sinyal kuat bahwa perekonomian Jakarta bergerak di jalur yang positif," kata Anggota DPD Dapil DKI Jakarta Fahira Idris melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa 25 November 2025.


Senator Jakarta ini mengungkapkan, kombinasi kebijakan yang tepat, iklim investasi yang semakin kondusif, dan daya tahan pelaku usaha membuat Jakarta tetap menjadi pusat pertumbuhan ekonomi nasional di tengah dinamika global yang menantang.

“Pertumbuhan investasi yang tinggi dan turunnya angka pengangguran menandakan bahwa kebijakan pembangunan yang dijalankan Pemprov DKI berjalan ke arah yang benar dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” kata Fahira.

Ia menilai pertumbuhan investasi yang menembus Rp204,13 triliun pada kuartal III-2025., bukan sekadar angka, tetapi bukti kepercayaan dunia usaha pada stabilitas ekonomi Jakarta. 

Serapan tenaga kerja yang mencapai ratusan ribu orang memperlihatkan bahwa geliat investasi memberikan dampak nyata pada kehidupan warga. 

Di sisi lain, peningkatan pendapatan daerah hingga Rp68,53 triliun menunjukkan bahwa mesin ekonomi Jakarta bekerja lebih efektif. Stabilnya inflasi dan aktivitas perdagangan yang terjaga turut menyokong kinerja penerimaan ini.

Namun, meski apresiasi patut diberikan, Fahira mengingatkan bahwa pencapaian ini harus menjadi pijakan untuk melangkah lebih jauh. Ia menegaskan bahwa Jakarta sebagai kota global membutuhkan konsistensi, inovasi, dan kerja sama yang lebih kuat antara pemerintah daerah dan pusat.


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya