Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Pasar Asia Kompak Anjlok

JUMAT, 21 NOVEMBER 2025 | 09:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Asia melemah tajam pada Jumat pagi, 21 November 2025, mengikuti aksi jual di Wall Street yang sebelumnya hanya sempat tertahan oleh reli singkat saham Nvidia. 

Di Jepang, tekanan paling terlihat pada indeks Nikkei 225 yang dibuka turun 1,57 persen, sementara Topix terkoreksi 0,72 persen. 

Saham-saham teknologi langsung terpukul: Advantest anjlok lebih dari 9 persen, Tokyo Electron melemah hampir 6 persen, Lasertec turun mendekati 5 persen, dan Renesas ikut tertekan hampir 2 persen. Sentimen makin rapuh setelah data menunjukkan inflasi inti Jepang pada Oktober naik tercepat sejak Juli, sesuai ekspektasi pasar dan memperkuat peluang kenaikan suku bunga Bank of Japan.


Dikutip dari CNBC, Korea Selatan mencatat penurunan lebih dalam. Indeks Kospi merosot 4,09 persen dan Kosdaq turun 3,01 persen. Dua raksasa chip, Samsung Electronics dan SK Hynix, masing-masing jatuh sekitar 4 persen dan 9 persen, membuat pasar Seoul terperosok ke zona merah.

Tekanan juga terasa di Australia. Indeks S&P/ASX 200 melemah 1,3 persen, terseret arus negatif dari pasar global. Di Hong Kong, kontrak berjangka Hang Seng bergerak di level 25.460, lebih rendah dibanding penutupan terakhir HSI di 25.835,57, menandakan tekanan masih berlanjut.

Sementara itu, IHSG hari ini diperkirakan menghadapi potensi aksi ambil untung setelah kemarin sempat menyentuh rekor 8.491 sebelum ditutup menguat tipis di 8.419. Sentimen eksternal juga terlihat pada ETF saham Indonesia, iShares MSCI Indonesia (EIDO) di New York, yang turun 0,87 persen ke 18,32 Dolar AS.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya