Berita

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono pada acara Temu Mitra Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi, di Jakarta. (Foto: Humas Kemenkop)

Politik

Kemenkop Bangun Hub Kopdes sebagai Pusat Konsolidasi Nasional

KAMIS, 20 NOVEMBER 2025 | 13:30 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kementerian Koperasi sedang menyiapkan embrio Hub Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, sebagai pusat konsolidasi, interkoneksi, dan orkestrasi antar Kopdes Merah Putih dari berbagai daerah. 

Hal ini disampaikan Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono pada acara Temu Mitra Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi, di Jakarta, Kamis, 20 November 2025.
 
"Kami berharap koperasi mitra LPDB dapat berkontribusi sebagai Kakak Asuh untuk memperkuat permodalan, pelatihan manajemen, suplai barang dan jasa, serta menjadi buyer/offtaker produk pertanian, perkebunan, dan usaha rakyat dari anggota Koperasi Merah Putih," papar Menkop.


Dengan menjadi Kakak Asuh dari Kopdes Merah Putih di daerah masing-masing, bakal ada pendampingan usaha hingga tercipta peningkatan ketrampilan dari para pengelola. Sehingga, Koperasi Desa Merah Putih bisa berjalan lebih baik.

"Kita akan bangun jaringan usaha ekonomi Kopdes Merah Putih dengan koperasi yang sudah eksisting," kata Ferry.

Bahkan, Menkop juga akan mengkonsolidasikan koperasi-koperasi kembali masuk ke sektor produksi, distribusi, industri, dan juga perkreditan untuk pembiayaan. 

"Termasuk mengkonsolidasikan kekuatan koperasi untuk menggolkan RUU Perkoperasian yang baru yang kita namakan UU Sistem Perkoperasian Nasional," ucap Menkop.

Meski begitu, Menkop menekankan, adanya Kopdes Merah Putih bukan berarti akan menghilangkan koperasi-koperasi eksisting lainnya yang sudah ada maupun pelaku usaha lain. 

"Justru, diharapkan dapat terjadi kolaborasi yang saling menguntungkan dan kita akan bangun holding berbasis koperasi," tandas Menkop.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya