Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Wall Street Melemah: S&P 500 dan Nasdaq Masuk Zona Kritis

SELASA, 18 NOVEMBER 2025 | 09:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Amerika Serikat (AS) di Wall Street melemah dengan S&P 500 dan Nasdaq berada di bawah rata-rata pergerakan 50 hari untuk pertama kalinya sejak akhir April. 

Tekanan jual meningkat menjelang rilis laporan keuangan kuartalan raksasa ritel seperti Walmart, Home Depot, Target, dan Nvidia, serta data tenaga kerja AS pekan ini. 

Dow Jones Industrial Average merosot 557,24 poin atau 1,18 persen menjadi 46.590,24 pada penutupan perdagangan Senin 17 November 2025 waktu setempat. 


S&P 500 turun 61,70 poin atau 0,92 persen ke posisi 6.672,41, sementara Nasdaq Composite Index kehilangan 192,51 poin atau 0,84 persen menjadi 22.708,08,

Saham Nvidia turun 1,9 persen, menjadi salah satu pemicu pelemahan Nasdaq dan S&P 500, sementara euforia saham AI menekan valuasi pasar.

Di sisi positif, saham Alphabet melonjak 3,1 persen setelah Berkshire Hathaway mengungkap kepemilikan baru, sedangkan Dell Technologies dan Hewlett Packard Enterprise turun lebih dari 7% setelah penurunan peringkat. Di Dow, saham Johnson & Johnson, Amgen, dan Walmart tercatat menguat.

Volume transaksi mencapai 19 miliar saham, sedikit di bawah rata-rata 20 miliar, dengan jumlah saham turun lebih banyak dari yang naik di NYSE dan Nasdaq. Pasar kini menunggu laporan kinerja Nvidia dan data ketenagakerjaan AS untuk menentukan tren selanjutnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya