Berita

Ilustrasi. (Foto: RMOLJatim)

Bisnis

Dukung MBG

BGN: Danantara Anggarkan Rp20 Triliun Biayai Peternak Ayam

SENIN, 17 NOVEMBER 2025 | 22:25 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Badan Gizi Nasional (BGN) meluruskan kabar mengenai alokasi anggaran Rp20 triliun dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). 

Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang mengatakan dana tersebut bukan untuk membangun peternakan milik Danantara, melainkan untuk membiayai peternak ayam pedaging dan petelur di seluruh Indonesia.

“Jadi, anggaran sebesar Rp20 triliun itu untuk membiayai para peternak, bukan Danantara yang membangun peternakan sendiri,” ujar Nanik di Kantor BGN, Jakarta, Senin 17 November 2025.


Ia menjelaskan, proyek ini dirancang sebagai ekosistem terintegrasi yang menghubungkan BUMN di sektor hulu dengan peternak kecil di hilir. 

Langkah tersebut, kata Nanik bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga telur serta ayam, dua komoditas pangan utama dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Danantara akan membiayai para peternak ayam petelur dan pedaging untuk memastikan agar kebutuhan telur dan daging ayam untuk program MBG bisa terpenuhi. Dengan demikian, hal ini diharapkan dapat mencegah terjadi lonjakan harga yang menyebabkan inflasi,” jelas Nanik.

Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menyampaikan bahwa pihaknya masih mengkaji rencana ini secara komprehensif. Mulai dari kesiapan infrastruktur, pemilihan lokasi, hingga jadwal pelaksanaan, seluruhnya masih dalam tahap studi sebelum keputusan akhir diambil.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya