Berita

Raja Kerajaan Yordania Hasyimiyah, Abdullah II ibn Al Hussein dan Presiden RI Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Dunia

Besok Raja Yordania ke Danantara Bahas Investasi Fosfat

JUMAT, 14 NOVEMBER 2025 | 21:31 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Raja Kerajaan Yordania Hasyimiyah, Abdullah II ibn Al Hussein, dijadwalkan mengunjungi Kantor Danantara pada Sabtu, 15 November 2025 untuk membahas peluang kerja sama dan investasi di sektor fosfat.

Informasi tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri Sugiono usai mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto menyambut Raja Abdullah II di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, 14 November 2025.

“Besok beliau (Raja Yordania) akan bertemu dengan Danantara untuk membicarakan kerja sama-kerja sama ekonomi yang lebih intensif di berbagai bidang. Tadi juga disampaikan khususnya bidang komoditi fosfat," ujar Menlu kepada awak media.


Saat ditanya apakah Presiden Prabowo juga akan ikut mendampingi ke Danantara, Sugiono menegaskan bahwa kepala negara tidak dijadwalkan hadir. 

“Presiden saya kira tidak ya. Karena langsung akan mengantar beliau juga ke bandara setelah itu,” katanya.

Kunjungan ke Danantara disebut menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian kunjungan kenegaraan Raja Abdullah II ke Indonesia, terutama karena membuka peluang kerja sama strategis di sektor energi dan mineral.

Raja Yordania tiba di Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta pada Jumat sore dan dijemput langsung oleh Presiden Prabowo. Keduanya menaiki mobil yang sama menuju Istana Merdeka dan menyaksikan upacara penyambutan yang meriah. 

Selanjutnya Prabowo dan Raja Abdullah II menggelar pertemuan empat mata, pertemuan bilateral, dan pertemuan diakhiri dengan gelaran makan malam bersama di Istana Negara. 

Raja Yordania pada pertemuan kali ini menganugerahkan Presiden Prabowo penghargaan tertinggi Kerajaan Be-jeweled Grand Cordon Al-Nahda (Order of the Renaissance).

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya