Berita

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Todotua Pasaribu. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Bisnis

Wamen Todotua di JIA 2025: Investasi Faktor Penting Pertumbuhan Ekonomi

RABU, 12 NOVEMBER 2025 | 01:18 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Todotua Pasaribu mengatakan penyelenggaraan Jakarta Investment Award (JIA) 2025 merupakan momentum penting ekosistem investasi dalam mendukung pengembangan ekonomi.

“Investasi adalah salah satu faktor yang sangat signifikan dalam menyumbang pertumbuhan ekonomi, karena di situ, ada angka sekitar 26-30 persen datangnya dari kontribusi realisasi investasi,” ungkap Wamen Todotua dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa, 11 November 2025.

Ia mengungkapkan dalam lima tahun terakhir, Jakarta secara konsisten berada dalam jajaran lima besar daerah tujuan investasi di Indonesia. Bahkan, ia menyebut capaian realisasi investasi Jakarta sepanjang tahun 2024 lalu mengalami pertumbuhan yang sangat positif sekitar 45 persen secara tahunan.


“Pada 2024 realisasi investasi Provinsi DKI Jakarta dalam catatan kami di angka Rp241,9 triliun atau naik sekitar 45 persen year on year, ini memang merupakan salah satu provinsi dengan kontribusi pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi,” jelasnya.

Sepanjang Januari sampai dengan September 2025, realisasi investasi Jakarta bahkan sudah mencapai Rp.204,2 triliun yang mencatatkan sebagai provinsi dengan kontribusi Realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) tertinggi secara nasional.

“DKI Jakarta saat ini, peringkat pertama tujuan investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), yakni Rp131,2 triliun atau angkanya sekitar 16,6 persen dari nasional," bebernya.

“Diharapkan Jakarta bisa menjadi role model yang baik bagi dunia iklim investasi di negara kita. Perbaikan iklim investasi dapat mendorong peningkatan investasi yang berkualitas dan menjadi penyokong cita-cita Jakarta untuk menduduki peringkat ke-58 pada 2029, sebagai kota paling berpengaruh di dunia,” tambah Wamen Todotua.

Ia pun mengapresiasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui DPMPTSP atas upaya berkelanjutan dalam mempermudah layanan investasi. 

Wamen Todotua berharap penyelenggaraan JIA 2025 dapat mendorong pelaku usaha untuk terus meningkatkan kinerja investasi serta memperkuat sinergi dalam pembangunan ekonomi Jakarta.

"Khususnya terhadap proses pelayanan perizinan, kepercayaan publik dan bagaimana kita bisa menciptakan iklim investasi yang kondusif, berdaya saing, dan berkelanjutan,” pungkasnya.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

UPDATE

Dua Nama Hilang dari Daftar Calon BPK

Kamis, 10 September 2026 | 00:17

UAG Perkuat Sekolah Rakyat dan Talenta Halal Nasional

Kamis, 10 September 2026 | 00:06

Langkah Berani Gubernur Sultra Tertibkan Aset Usik Zona Nyaman Oknum Tertentu

Rabu, 09 September 2026 | 23:52

DPRD DKI Dukung Perluas Program Pendidikan bagi Santri Perkotaan

Rabu, 09 September 2026 | 23:32

Salat Istisqa Digelar di Lahat, Bursah Zarnubi Mohon Hujan segera Turun Merata

Rabu, 09 September 2026 | 23:22

DPR Dorong Pembangunan dari Desa Lewat Rakernas AKSI

Rabu, 09 September 2026 | 23:20

Rosan Roeslani Masuk Dua Besar Menteri Berkinerja Terbaik

Rabu, 09 September 2026 | 23:00

DPR: Kalau Ada Laporan Masyarakat, Polri Tak Perlu Ragu

Rabu, 09 September 2026 | 22:59

Jangan Sampai Indonesia jadi Sasaran Empuk Jaringan Narkoba Internasional

Rabu, 09 September 2026 | 22:45

Mantan Napi KDRT Diduga Kriminalisasi Istri Lewat Kesaksian Palsu ART

Rabu, 09 September 2026 | 22:31

Selengkapnya