Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Eropa Hijau Didukung Saham Teknologi dan Perbankan

SELASA, 11 NOVEMBER 2025 | 07:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Eropa menguat, mencatat kinerja terbaiknya dalam hampir tiga pekan. Kenaikan ini didorong oleh sentimen positif global, terutama kabar baik dari Amerika Serikat (AS).

Indeks utama saham di Eropa, STOXX 600, melesat 1,4 persen ke angka 572,82 pada penutupan perdagangan Senin 10 November 2025 atau Selasa dini hari WIB. 

Bursa regional utama lainnya, seperti Indeks DAX Jerman juga menguat 1,65 persen,  atau 390,03 poin menjadi 23.959,99. FTSE 100 Inggris menguat 1,08 persen atau 104,58 poin ke posisi 9.787,15. Begitu juga dengan CAC Prancis yang meningkat 1,32 persen atau 105,33 poin menjadi 8.055,51.


Peningkatan tajam ini terjadi karena muncul tanda-tanda awal bahwa penutupan pemerintahan federal AS (government shutdown) yang sudah berlangsung 40 hari mungkin akan segera berakhir.

Senat AS telah menyetujui rancangan undang-undang untuk membuka kembali pemerintahan hingga akhir Januari. 

Analis dari City Index, Fiona Cincotta, mengatakan bahwa kemungkinan berakhirnya shutdown ini mencerahkan suasana pasar. "Juga  menghilangkan sebagian ketidakpastian, membuat investor kembali berani berinvestasi," katanya.

Sebelumnya, pasar Eropa sempat mengalami penurunan mingguan terbesar sejak Agustus karena khawatir tentang gelembung teknologi dan ketiadaan data ekonomi resmi dari AS akibat shutdown tersebut.

Kenaikan pasar juga didukung oleh berita bagus dari beberapa perusahaan besar. Saham Diageo, perusahaan minuman beralkohol, naik 5,2 persen setelah menunjuk mantan bos Tesco, Dave Lewis, sebagai CEO baru.

Saham Siemens Energy naik 4,6 persen setelah mendapat rekomendasi beli (buy) dari Jefferies. Saham Commerzbank juga menguat,  naik 6,6 persen setelah mendapat upgrade dari Deutsche Bank.

Secara keseluruhan, sektor-sektor yang mengalami kenaikan paling signifikan adalah sektor teknologi yang melesat 1,6 persen dan sektor perbankan yang menguat 2,9 persen.

Meskipun sentimen positif, pasar Eropa tetap mewaspadai beberapa hal pekan ini, termasuk data pertumbuhan ekonomi kuartal III di kawasan Euro.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya