Berita

Peternakan ayam. (Foto: RMOLJateng/Istimewa)

Bisnis

Investasi Danantara di Peternakan Ayam Bidik Kesuksesan MBG

SENIN, 10 NOVEMBER 2025 | 05:48 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia berencana menanamkan investasi senilai Rp20 triliun untuk membangun peternakan ayam pedaging dan petelur di berbagai daerah di Indonesia. 

Menurut Anggota DPD asal Sumatera Barat Irman Gusman, proyek besar ini merupakan jawaban atas keluhan para pengelola dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang selama ini kerap mengalami kendala dalam kontinuitas pasokan bahan pangan, terutama telur dan daging ayam.

“Ketika saya kunjungan kerja ke daerah pemilihan dan meninjau dapur MBG, banyak pengelola SPPG yang menyampaikan keluhan terkait pasokan telur dan daging ayam. Karena itu, investasi besar di sektor ini sangat tepat dan strategis,” ujar Irman dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Minggu, 9 November 2025.


Ia menilai pembangunan peternakan ayam secara terintegrasi akan memberikan dampak ganda terhadap ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi daerah. 

Dengan investasi yang digulirkan secara merata, proyek ini berpotensi menciptakan multiplier effect besar terhadap sektor tenaga kerja dan rantai pasok lokal.

“Bayangkan, dengan total rencana investasi mencapai Rp371 triliun di seluruh sektor pertanian dan turunannya, jika proyek ini dibangun di sekitar 580 kabupaten/kota, dampaknya terhadap penciptaan lapangan kerja dan kebangkitan ekonomi lokal akan masif,” ungkapnya.

Mantan Ketua DPD itu juga menekankan agar pelaksanaan proyek dijalankan secara transparan, berkeadilan, dan berpihak kepada masyarakat kecil. Menurutnya, manfaat program harus dirasakan langsung oleh petani, peternak, serta pelaku UMKM di daerah.

“Kita ingin program ini tidak hanya menjadi proyek investasi besar, tapi juga menjadi tonggak kemandirian pangan nasional yang melibatkan rakyat sebagai pelaku utama, dan kunci sukses keberhasilan program MBG,” tegasnya.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman sebelumnya menyampaikan bahwa pendanaan proyek peternakan ayam nasional akan bersumber dari Danantara.

Amran menjelaskan, proyek peternakan ayam terintegrasi ini merupakan bagian dari program hilirisasi sektor pertanian, pangan, perkebunan, hortikultura, dan peternakan yang disepakati dalam rapat finalisasi lintas kementerian.

Langkah tersebut diambil untuk memastikan ketersediaan pasokan ayam dan telur saat program MBG berjalan penuh di seluruh Indonesia. Pembangunan tahap awal akan difokuskan di wilayah yang masih mengalami kekurangan pasokan bahan pangan hewani.


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya