Berita

Penandatanganan nota kesepahaman berlangsung Kopegmar Tanjung Priok dan LPDB. (Foto: Dokumentasi Kopegmar)

Bisnis

Kopegmar Tanjung Priok Perluas Unit Usaha Lewat Kerja Sama LPDB

MINGGU, 09 NOVEMBER 2025 | 05:12 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Koperasi Pegawai Maritim (Kopegmar) Tanjung Priok resmi menjalin kerja sama permodalan dengan Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Kementerian Koperasi (Kemenkop). 

Penandatanganan nota kesepahaman berlangsung di Jakarta dan dihadiri oleh jajaran manajemen dari kedua belah pihak beberapa waktu lalu 

Ketua Kopegmar Tanjung Priok, Hardi Wibowo menyambut baik dukungan permodalan dari LPDB. 


“Melalui pembiayaan ini, Kopegmar berkomitmen memperkuat layanan, memperluas unit usaha, serta meningkatkan kontribusi terhadap kesejahteraan anggota dan masyarakat sekitar,” kata Hardi dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Sabtu malam, 8 November 2025.

Lanjut dia, melalui kemitraan ini, Kopegmar Tanjung Priok memperoleh dukungan pembiayaan dengan peruntukan khusus di sektor riil jasa tenaga kerja dan sektor rupa-rupa usaha non simpan pinjam.

“Dana tersebut akan digunakan untuk memperkuat dan mengembangkan unit usaha, khususnya di bidang penyediaan tenaga kerja waktu tertentu, konstruksi bangunan pelabuhan, gedung dan bangunan sipil jalan, rumah makan/minum dan jasa boga, perparkiran dan ekspansi jasa tenaga kerja serta usaha lainnya,” beber Hardi.

Menurutnya, langkah ini sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Kerja sama ini menjadi momentum penting bagi Kopegmar Tanjung Priok yang kini memasuki usia ke-46 tahun. Sejalan dengan pemikiran Prof. Dr. Sumitro Djojohadikusumo yang menempatkan koperasi sebagai alat perjuangan ekonomi nasional, Kopegmar memandang kemitraan ini sebagai dorongan untuk bangkit dan tumbuh di tengah tantangan ekonomi

Ia lantas mengutip Bapak Koperasi Indonesia Bung Hatta yang menyebut koperasi sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan. 

“Pandangan ini menjadi landasan semangat Kopegmar dalam menjadikan koperasi bukan sekadar entitas ekonomi, melainkan sebagai gerakan sosial yang memperjuangkan kemandirian dan kesejahteraan anggota,” pungkasnya.

Ketua Pengawas Kopegmar Tanjung Priok, Djusman Hi Umar, menambahkan di usia ke-46 tahun, Kopegmar telah melewati berbagai fase pertumbuhan seiring perkembangan industri kepelabuhanan di Indonesia. 

“Khususnya di PT Pelabuhan Indonesia (Persero). Harapan kami, penggabungan Pelindo I, II, II, dan IV semakin memperkokoh peran Kopegmar di pelabuhan,” jelas Djusman.
 
“Jangan ada koperasi yang ditinggalkan dalam gegap gempita suksesnya merger Pelindo agar sejalan dengan visi Presiden Prabowo, selain itu kami sampaikan agar Pelindo sebagai rumah besar jangan juga mengkerdilkan koperasi di mana anggota nya merupakan karyawan perusahaan, karena itu mari kita tumbuh kembangkan koperasi sebagai alternatif kesejahteraan pekerja perusahaan,” tandasnya.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya