Berita

Sebuah tanda yang menyerukan perlindungan burung unta di Universal Ostrich Farms dipajang di Edgewood, British Columbia, pada 17 Mei 2025 (Aaron Hemens/The Canadian Press)

Dunia

Kanada Siap Musnahkan 400 Burung Unta

SABTU, 08 NOVEMBER 2025 | 12:25 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pengadilan Tinggi Kanada memberi lampu hijau bagi otoritas untuk memusnahkan hampir 400 burung unta di sebuah peternakan di British Columbia. Langkah ini diambil setelah pengadilan menolak permohonan untuk menghentikan rencana pemusnahan di tengah kekhawatiran wabah flu burung H5N1.

Keputusan Mahkamah Agung tersebut mengakhiri sengketa hukum berbulan-bulan antara Badan Pengawasan Makanan Kanada (CFIA) dan Universal Ostrich Farms di Edgewood. CFIA menilai kawanan burung unta itu menimbulkan risiko serius terhadap keamanan hayati.

Menurut badan tersebut, kebijakan “pemberantasan” mengikuti panduan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk menekan penyebaran flu burung.


Namun pihak peternakan menentang keras keputusan itu.
“Mereka adalah hewan prasejarah yang telah bertahan jutaan tahun, tapi mereka tidak bisa bertahan di bawah pengawasan CFIA,” kata juru bicara Katie Pasitney, menuduh pemerintah membunuh unggas yang sehat, dikutip dari The Guardian, Sabtu 8 November 2025.

Salah satu pemilik Universal Ostrich Farms, Dave Bilinski menambahkan bahwa ia khawatir “tidak ada keadilan yang tersisa.” Ia berpendapat bahwa burung unta yang tersisa tampak sehat dan mungkin sudah memiliki kekebalan sebagian setelah kasus terakhir flu burung pada Januari lalu.

Namun, pengadilan menilai membiarkan kawanan itu tetap hidup dapat menyebarkan virus ke hewan lain, industri unggas, bahkan manusia.

Kasus ini menarik perhatian internasional. Menteri Kesehatan AS Robert F. Kennedy Jr. dilaporkan melobi pemerintah Kanada untuk menyelamatkan burung-burung tersebut, sementara Mehmet Oz, kepala lembaga layanan kesehatan AS, menawarkan untuk menampungnya di peternakannya di Florida.

CFIA belum mengumumkan kapan pemusnahan akan dilakukan, tetapi saksi mata melaporkan para pejabat sudah menyiapkan peralatan dan lampu sorot di sekitar peternakan tak lama setelah keputusan pengadilan keluar.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Serap Aspirasi Warga Pandeglang, Arif Rahman Kawal Sektor Pertanian dan Perikanan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 10:14

Hormati Putusan MK, Komisi X DPR Minta Pendidikan dan MBG Tetap Jalan Beriringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Catat Kenaikan Bulanan Terbesar Sejak Maret

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:51

Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:41

Kesiapan Fasilitas Zikir Kebangsaan Monas: Dari Ambulans Hingga Ratusan Ribu Konsumsi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:34

K-SIGN Rote Ndao Dipacu Jadi Pilar Swasembada Garam Nasional

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:15

Harga Logam Mulia Terkoreksi Meski Mampu Akhiri Tren Penurunan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:02

Dul Mungkin Tak akan Naik Bus Malam Lagi Setelah Ketahuan Bawa Sabu

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:45

Arab Saudi Sambut Kesepakatan Pelucutan Senjata di Gaza, Israel Harus Mundur

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:34

Ramai Mal Pasang Pagar Tinggi di Tengah Situasi Kamtibmas Kondusif

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:23

Selengkapnya