Berita

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf di Arena Utama Gedung MTQ Aceh, Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya. Foto: Humpro Adpim Aceh)

Nusantara

Muzakir Manaf:

Tes Baca Al-Qur’an Jadi Syarat Utama Masuk Sekolah hingga TNI/Polri di Aceh

SELASA, 04 NOVEMBER 2025 | 06:23 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kemampuan membaca Al-Qur’an akan menjadi syarat utama dalam dunia pendidikan dan rekrutmen di Aceh bagi masyarakat muslim. 

Hal tersebut disampaikan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem) saat membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-37 Tingkat Provinsi Aceh di Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya, Meureudu, Sabtu malam, 1 November 2025.

“Al-Qur’an akan menjadi awal dari segala hal. Masuk sekolah SMA kita tes baca Al-Qur’an, masuk SMP harus tes baca Al-Qur’an, bahkan masuk TNI dan Polri juga harus tes baca Al-Qur’an. Insya Allah akan kami programkan ke depan supaya Aceh lebih maju dan makmur,” kata Mualem.


Menurut Mualem, kebijakan tersebut sejalan dengan visi Pemprov Aceh untuk memperkuat penerapan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat dan memastikan generasi muda Aceh memiliki kemampuan dasar membaca kitab suci sejak dini.

Bek watei tapeugot tes baca Al-Qur’an eunteuk ka yo. Nyan kunci tanyoe Seuramoe Mekkah, meuhan peu syit ta ok-ok tanyoe Seramoe Mekkah (Jangan takut kalau ada tes baca Al-Qur’an. Itu kunci kita sebagai daerah Serambi Makkah, jangan hanya namanya saja Serambi Makkah),” kata Mualem dikutip dari RMOLAceh, Selasa 4 November 2025.

Lebih lanjut, Mualem menyebut, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat penerapan syariat Islam secara menyeluruh di Aceh. Ia menilai, Al-Qur’an adalah sumber nilai dan pedoman hidup yang mampu membentuk karakter masyarakat menuju kesejahteraan dunia dan akhirat.

“Supaya betul-betul Aceh menjadi negeri syariat Islam yang kita banggakan. Al-Qur’an juga membuat kita selamat di dunia dan akhirat. Karena Al-Qur’an adalah segalanya bagi kita, apalagi kita di Aceh yang mayoritas umat Islam,” tutup Mualem.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya