Berita

Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Pusat menangkap enam remaja usai gagal membuat onar dengan tawuran antar kelompok di kawasan Kemayoran, Senin dini hari, 3 November 2025 (Foto: Humas Polres Metro Jakpus)

Presisi

Enam Remaja Diamankan Polisi Saat Hendak Tawuran di Kemayoran

SENIN, 03 NOVEMBER 2025 | 11:10 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Enam remaja berinisial FA (18), AA (16), AP (15), AM (17), S (17), dan MAS (16) tak berkutik ketika Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Pusat menggagalkan aksi tawuran di Jalan Kemayoran Ketapang, Jakarta Pusat, Senin dini hari 3 November 2025. 

Saat teman-teman sebaya mereka tengah beristirahat untuk bersiap ke sekolah, para remaja ini justru memilih beraksi di jalanan.

Polisi yang tiba di lokasi berhasil membubarkan kelompok tersebut dan mengamankan enam pelaku beserta tiga bilah celurit serta dua ponsel yang digunakan untuk berkoordinasi sebelum tawuran terjadi.


“Tim yang dipimpin Bripka Herry bergerak cepat ke lokasi. Saat melihat petugas datang, para pelaku sempat berusaha kabur, tapi berhasil kami tangkap bersama barang bukti,” ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Condro Purnomo dalam keterangannya yang diterima redaksi.

Susatyo menjelaskan, penangkapan ini merupakan bagian dari Operasi Jaga Jakarta, kegiatan rutin kepolisian untuk menekan kejahatan jalanan seperti tawuran, begal, dan balap liar.

“Tawuran bukan lagi sekadar kenakalan remaja. Ini tindak pidana yang bisa menghancurkan masa depan mereka,” tegasnya.

Kapolres juga mengingatkan para orang tua agar lebih aktif mengawasi anak-anak mereka.

“Kalau anak keluar tengah malam tanpa tujuan jelas, tolong ditegur dan diarahkan ke kegiatan positif. Mereka butuh bimbingan agar tidak salah jalan,” pesannya.

Kini, keenam remaja beserta barang bukti telah diamankan di Polres Metro Jakarta Pusat untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya