Berita

Pra penjurian Anugerah Jurnalistik Pertamina (AJP) 2025, Jumat, 31 Oktober 2025. (Foto: Dok. Pertamina)

Bisnis

Ketua Dewan Pers: AJP 2025 jadi Inkubator Insan Pers Hebat

SABTU, 01 NOVEMBER 2025 | 15:19 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Anugerah Jurnalistik Pertamina (AJP) 2025 menjadi stimulus insan pers untuk semakin professional serta berwawasan lebih luas. 

“AJP saya adalah semacam inkubator bagi lahirnya insan-insan pers yang lebih berkualitas dan profesional. Para pemenang AJP sebelumnya juga ternyata bisa semakin tumbuh menjadi jurnalis yang lebih berkualitas dan andal,” ujar Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 1 November 2025.

Tahun ini, Pertamina mengusung tema Energizing Indonesia. Submit karya AJP 2025 ditutup pada 31 Oktober 2025, selanjutnya akan dilakukan penjurian para dewan juri independen yang terdiri dari akademisi, praktisi media, pengamat energi, fotografer profesional dan pakar komunikasi, secara profesional dan transparan.


Komaruddin sendiri terlibat menjadi Ketua Dewan Juri AJP 2025. Seluruh insan media mendapatkan kesempatan untuk mengirimkan karya terbaik yang telah dipublikasikan di media massa dalam periode 1 November 2024 hingga 31 Oktober 2025.

Corporate Secretary Pertamina, Arya Dwi Paramita menambahkan, kehadiran AJP bisa membawa semangat baru bagi para insan pers.

“Saya berharap insan pers semangat mengikuti AJP 2025 ini. Saya juga meyakini jajaran Dewan Juri bisa memberikan penilaian yang independen bagi para peserta,” jelas Arya.

Pertamina mengajak insan pers untuk mengangkat informasi mengenai hal-hal terkait upaya Pertamina mendukung swasembada dan ketahanan energi nasional, serta manfaat dan dampak dari keberadaan Pertamina bagi masyarakat dan negara, perekonomian serta multiplier effect.  

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya