Berita

Presiden Prabowo Subianto di KTT APEC 2025 (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Dunia

Prabowo Dorong APEC Perkuat Multilateralisme dan Inklusivitas Ekonomi

JUMAT, 31 OKTOBER 2025 | 13:56 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto mendorong negara-negara anggota Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) untuk memperkuat kembali semangat multilateralisme dan memperluas kerja sama ekonomi yang inklusif. 

Seruan itu disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan pada sesi pertama APEC Economic Leaders’ Meeting (AELM) di Hwabaek International Convention Centre (HICO), Gyeongju, Republik Korea, Jumat, 31 Oktober 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden RI menegaskan bahwa meningkatnya kecurigaan antarnegara berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi dunia.


Ia mengajak seluruh pemimpin APEC untuk terus membangun kepercayaan baru melalui semangat multilateralisme dan kolaborasi yang nyata.

“Marilah kita bekerja sama untuk terus membangun APEC dan mengupayakan kerja sama melalui multilateralisme guna memastikan APEC terus memberikan manfaat nyata,” tegasnya. 

Lebih lanjut, Kepala Negara mengingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi yang eksklusif hanya akan menimbulkan perpecahan dan instabilitas. 

Ia mendorong agar setiap kebijakan ekonomi di kawasan menempatkan inklusivitas dan keberlanjutan sebagai prinsip utama.

“Perpecahan menyebabkan ketidakstabilan, dan ketidakstabilan tidak akan kondusif bagi perdamaian dan kesejahteraan. Oleh karena itu, inklusivitas seharusnya menjadi panduan kita,” tutur Presiden.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya