Berita

Menlu RI Sugiono dan Menlu Korea Utara Choe Son Hui (Foto: Kemlu RI)

Dunia

RI Disebut Punya Peran Strategis Buka Dialog ASEAN-Korea Utara

KAMIS, 30 OKTOBER 2025 | 18:57 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Indonesia dinilai memiliki posisi strategis untuk membuka jalur dialog antara ASEAN dan Korea Utara di tengah ketegangan geopolitik global.

Pandangan itu disampaikan oleh Penasihat Khusus Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Sukmo Harsono dalam wawancaranya dengan Pro3 RI, seperti dikutip pada Kamis, 30 Oktober 2025. 

Menurutnya, kepemimpinan Indonesia yang dihormati di ASEAN menjadi modal penting dalam membangun komunikasi dengan Korea Utara di tengah ketegangan global yang sedang berlangsung.


Sukmo menilai langkah tersebut tidak hanya akan memperkuat posisi Indonesia di kawasan, tetapi juga meningkatkan perannya di panggung internasional. 

“Ini bisa menjadi alat diplomasi tingkat tinggi, terutama di masa pergolakan politik,” ujarnya.

Selain aspek politik, Sukmo menyoroti potensi kerja sama teknologi dengan Korea Utara. Ia menilai Pyongyang memiliki kemajuan teknologi yang layak dijajaki, meskipun menghadapi sanksi internasional. 

“Kita tidak terfokus pada sanksi. Masih ada peluang untuk menilai apakah kerja sama dengan Korea Utara memungkinkan di kondisi saat ini,” katanya.

Ia bahkan membuka kemungkinan kolaborasi di bidang pertahanan dan teknologi strategis, dengan potensi alih pengetahuan bagi sumber daya manusia Indonesia. 

“Hal ini akan memperkuat kapasitas sumber daya manusia Indonesia di sektor-sektor strategis. Kita dapat mengirimkan para ahli kita untuk belajar langsung dari mereka,” jelasnya.

Menlu RI Sugiono sebelumnya menegaskan kesiapan Indonesia untuk memfasilitasi kerja sama Korea Utara dan ASEAN saat menggelar pertemuan bilateral dengan Menlu Korea Utara Choe Son-hui di Pyongyang pada 25 Oktober lalu. 

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat stabilitas kawasan dan memperluas mekanisme dialog internasional.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya