Berita

Pakar Kebijakan Publik Trubus Rahadiansyah. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Nusantara

APH Dituntut Segera Periksa Aqua di Seluruh Daerah

RABU, 29 OKTOBER 2025 | 18:50 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Fakta penyediaan air minum jual merk Aqua bukan dari mata air pegunungan, seharusnya menjadi bahan awal aparat penegak hukum (APH) untuk melakukan pemeriksaan ke perusahaan-perusahaan Aqua di seluruh daerah di Indonesia. 

Pengamat kebijakan publik dari Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansyah menjelaskan Aqua memiliki perwakilan di berbagai daerah, sehingga sumber air berasal dari air tanah yang berbeda daerah.

"Jadi untuk memastikan kebenaran informasi itu dan sekaligus menjadi entry point bagi investigasi di tempat lain," ujar Trubus kepada RMOL di Jakarta, Rabu, 29 Oktober 2025.


Menurutnya, ketidaktepatan isi iklan Aqua dengan fakta yang ditemukan di lapangan, merupakan objek penyelidikan yang harus segera dilakukan.

"Artinya, perusahaan-perusahaan Aqua kan mempunyai tidak hanya di satu tempat, di banyak tempat juga. Sehingga menurut saya ini perlu dilakukan," tuturnya.

Lebih dari itu, Trubus memandang persoalan Aqua sengaja digelindingkan hanya karena permainan bisnis yang dilakukan oleh pesaing, sehingga akan ada persaingan usaha yang tidak sehat.

"Karena jangan sampai kemudian ini hanya perang opini atau perang sesama industri air minum," pungkasnya.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya