Berita

Pakar Kebijakan Publik Trubus Rahadiansyah. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Nusantara

APH Dituntut Segera Periksa Aqua di Seluruh Daerah

RABU, 29 OKTOBER 2025 | 18:50 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Fakta penyediaan air minum jual merk Aqua bukan dari mata air pegunungan, seharusnya menjadi bahan awal aparat penegak hukum (APH) untuk melakukan pemeriksaan ke perusahaan-perusahaan Aqua di seluruh daerah di Indonesia. 

Pengamat kebijakan publik dari Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansyah menjelaskan Aqua memiliki perwakilan di berbagai daerah, sehingga sumber air berasal dari air tanah yang berbeda daerah.

"Jadi untuk memastikan kebenaran informasi itu dan sekaligus menjadi entry point bagi investigasi di tempat lain," ujar Trubus kepada RMOL di Jakarta, Rabu, 29 Oktober 2025.


Menurutnya, ketidaktepatan isi iklan Aqua dengan fakta yang ditemukan di lapangan, merupakan objek penyelidikan yang harus segera dilakukan.

"Artinya, perusahaan-perusahaan Aqua kan mempunyai tidak hanya di satu tempat, di banyak tempat juga. Sehingga menurut saya ini perlu dilakukan," tuturnya.

Lebih dari itu, Trubus memandang persoalan Aqua sengaja digelindingkan hanya karena permainan bisnis yang dilakukan oleh pesaing, sehingga akan ada persaingan usaha yang tidak sehat.

"Karena jangan sampai kemudian ini hanya perang opini atau perang sesama industri air minum," pungkasnya.


Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya