Berita

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan dalam kegiatan “Sudut Pandang: Refleksi Sumpah Pemuda” yang digelar DPP PAN di Jakarta. (Foto: Humas PAN)

Politik

Zulhas Ajak Generasi Muda Teguhkan Persatuan dan Optimisme Bangun Indonesia

RABU, 29 OKTOBER 2025 | 16:35 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Generasi muda Indonesia diajak untuk meneguhkan semangat persatuan dan menumbuhkan optimisme dalam membangun bangsa.

Seruan itu disampaikan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan dalam kegiatan “Sudut Pandang: Refleksi Sumpah Pemuda” yang digelar DPP PAN di Jakarta.

Sosok yang akrab disapa Zulhas itu menegaskan pentingnya menjaga semangat persatuan di tengah keberagaman sebagai fondasi membangun Indonesia yang kuat. 


“PAN itu logonya matahari. Matahari tidak pernah membeda-bedakan siapa pun. Yang penting kita ingin membuat Indonesia maju, ingin berbuat yang terbaik untuk Merah Putih. Kita tidak harus sama, tapi kita punya cita-cita perjuangan yang sama. Mari berbuat yang terbaik untuk Indonesia,” ujarnya seperti dikutip redaksi, Rabu, 29 Oktober 2025.

Zulhas juga menyerukan pentingnya optimisme dalam menghadapi tantangan bangsa, mencontohkan keberhasilan Indonesia menekan impor beras hingga nol pada tahun ini sebagai simbol kemandirian nasional dan bukti nyata semangat gotong royong.

"Tahun lalu kita impor 4,5 juta ton, tahun ini nol, bahkan surplus empat juta ton. Kita bisa! Saudara-saudara, kita mesti optimis, kita bisa,” kata Zulhas penuh semangat. 

Sekretaris Jenderal PAN Eko Hendro Purnomo menegaskan bahwa PAN merupakan rumah bagi gagasan, ide, dan aspirasi anak muda, serta mengajak generasi muda turut aktif mengisi ruang publik dengan gagasan yang produktif dan membawa manfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, Ketua Umum GMNI Risyad Fahlevi menilai Sumpah Pemuda merupakan hasil kristalisasi panjang gerakan kaum muda Indonesia. Ia menyebut, pada kongkres 1926 dan 1928, organisasi seperti Budi Utomo, Sarekat Islam, dan Muhammadiyah telah meletakkan dasar perjuangan, termasuk isu kesetaraan gender dan pendidikan dalam konteks kebangsaan.

Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah Anggota DPR RI Fraksi PAN, antara lain Ahmad Najib Qodratullah, Farah Puteri Nahlia, Muhammad Syauqie, Slamet Ariyadi, serta Sekjen PAN Eko Hendro Purnomo, Wamendagri Bima Arya Sugiarto, aktivis kepemudaan, dan masyarakat umum.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

UPDATE

Kejagung Sita Dokumen hingga BBE Usai Geledah Kantor Ombudsman

Selasa, 10 Maret 2026 | 16:06

Menkop Dorong Penerima Bansos Jadi Anggota Kopdes Merah Putih

Selasa, 10 Maret 2026 | 16:04

PB PMII Tolak Pelantikan DPD KNPI Sulawesi Selatan

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:54

Rupiah Melemah ke Rp17 Ribu, Pemerintah Minta Publik Tak Khawatir

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:44

Dua Mantan Ketua MK Diundang DPR Bahas Isu Revisi UU Pemilu

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:39

Sahroni Dukung Pesan Prabowo agar Rakyat Tidak Kaget

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:32

Japto Soerjosoemarno Tuding Wartawan Tukang Goreng Berita

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:17

Sahroni Auto Debet Gaji ke Kitabisa hingga Akhir Masa Jabatan

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:11

Retreat Kepala Daerah Dipertanyakan Usai Maraknya OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:09

Arogansi Trump Ancam Tatanan Dunia yang Adil

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:01

Selengkapnya