Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Youtube Setneg)

Politik

Prabowo Belum Puas Meski Angka Kemiskinan Turun

SENIN, 20 OKTOBER 2025 | 17:29 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden Prabowo Subianto bersyukur dengan menurunnya angka kemiskinan Indonesia ke 8,47 persen pada Maret 2025. 

Menurutnya ini adalah rekor angka kemiskinan terendah sepanjang sejarah. Selain itu, capaian tingkat pengangguran terbuka juga turun menjadi 4,76 persen pada Februari 2025. Pencapaian ini juga merupakan yang terendah sejak krisis 1998.

"Sekali lagi kita tidak boleh puas karena 4,76 persen dari 287 juta orang itu angka yang cukup besar dan bagi mereka yang perlu pekerjaan segera ini sesuatu yang harus kita pikirkan dengan seksama," kata Prabowo, dalam Sidang Kabinet di Istana Negara, Senin, 20 Oktober 2025.


Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah pengangguran ini artinya ada lima orang penganggur dari 100 orang angkatan kerja.

Mengutip Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) BPS tersebut, generasi Z (Gen Z) tercatat sebagai golongan dengan tingkat pengangguran tertinggi di Indonesia. Angka pengangguran kalangan Gen Z mencapai 16 persen.

Secara pendidikan, menurut survei ini, lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menyumbang angka pengangguran tertinggi. Pengangguran lulusan SMK mencapai 8 persen lebih tinggi dibanding lulusan SMA yang sebesar 6,35.

Namun, keduanya menjadi yang paling tinggi dibandingkan lulusan perguruan tinggi. Adapun, lulusan Diploma IV, S1, S2, S3 tercatat 6,23% dan Diploma I/II/III sebesar 4,84 persen.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya