Berita

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri saat memimpin Apel Siaga Kamtibmas dengan tema “Harmoni Organisasi Kemasyarakatan dalam Jaga Jakarta”, yang digelar di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan pada Rabu, 15 Oktober 2025. (Foto: Humas Polda Metro Jaya)

Presisi

Kapolda Metro Jaya Ajak Ormas Jaga Jakarta

RABU, 15 OKTOBER 2025 | 18:12 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri mengajak seluruh elemen masyarakat, terkhusus organisasi kemasyarakatan (ormas) untuk memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Ibu Kota Jakarta. 

Hal itu disampaikan Irjen Edi saat memimpin Apel Siaga Kamtibmas dengan tema “Harmoni Organisasi Kemasyarakatan dalam Jaga Jakarta”, yang digelar di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan pada Rabu, 15 Oktober 2025.

Di hadapan ribuan anggota ormas, Irjen Asep menjelaskan bahwa apel tersebut merupakan bagian dari program strategis “Jaga Jakarta”, yang saat ini jadi wadah kolaborasi antara kepolisian,organisasi kemasyarakatan dan masyarakat dalam menciptakan suasana kota yang aman, tertib, dan harmonis.


“Apel Siaga Kamtibmas ini merupakan bagian dari program Jaga Jakarta yang memiliki empat pilar, yaitu jaga warga, jaga lingkungan, jaga aturan, dan jaga amanah. Semua ini adalah bentuk sinergi untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Jakarta,” ujar Irjen Asep.

Sebab lanjut dia, kehadiran ormas dalam kehidupan masyarakat memiliki peran strategis dalam membangun harmoni sosial dan memperkuat antarwarga.

Apalagi, konsep Jaga Jakarta bukan sekadar upaya menjaga keamanan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran kolektif agar setiap organisasi masyarakat dapat menjaga stabilitas dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

“Organisasi kemasyarakatan memiliki kekuatan sosial yang besar. Jika seluruh organisasi kemasyarakatan bergerak seirama dengan kepolisian, maka harmoni dalam menjaga Jakarta akan terwujud. Inilah semangat ‘Harmoni Organisasi Kemasyarakatan dalam Jaga Jakarta’ yang kita dorong bersama,” tutur dia.

“Kita harus saling menjaga, saling memahami, dan saling memiliki walaupun ada perbedaan. Tujuannya satu, yaitu Jakarta yang aman, damai, dan penuh kebersamaan,” tandasnya.


Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

Pidato Berapi-api Jokowi di Rakernas PSI Diramalkan Jadi yang Terakhir

Minggu, 08 Februari 2026 | 02:33

UPDATE

Mesir Kucurkan Bansos Rp13 Triliun Jelang Ramadan, Gaji PNS Dibayar Lebih Awal

Selasa, 17 Februari 2026 | 10:10

Emas Antam Turun Dua Hari Beruntun, Termurah Rp1,5 Juta

Selasa, 17 Februari 2026 | 10:05

Kong Miao TMII Sambut Imlek 2577 dalam Nuansa Pagi yang Damai

Selasa, 17 Februari 2026 | 09:50

Perayaan Imlek 2026 di Vihara Kwan In Thang Pondok Cabe Penuh Khidmat

Selasa, 17 Februari 2026 | 09:40

Harga Minyak Dunia Naik Tipis Terdampak Musim Liburan

Selasa, 17 Februari 2026 | 09:31

453 Personel Gabungan Amankan Puluhan Vihara di Jakarta Barat

Selasa, 17 Februari 2026 | 09:22

Momen Imlek 2026: Rutan KPK Berikan Layanan Kunjungan Khusus bagi Keluarga Tahanan

Selasa, 17 Februari 2026 | 09:13

Mengenal Sejarah dan Makna Tradisi Munggahan di Tanah Sunda

Selasa, 17 Februari 2026 | 09:05

Menlu Sugiono Akan Hadiri Pertemuan DK PBB di New York, Fokus Bahas Palestina

Selasa, 17 Februari 2026 | 09:00

Emas Terpeleset: Libur Panjang dan Dolar AS Jadi Penghambat

Selasa, 17 Februari 2026 | 08:55

Selengkapnya