Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Tekankan Evaluasi Total Timnas dan Pembinaan Olahraga Nasional

RABU, 15 OKTOBER 2025 | 11:39 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto memerintahkan jajaran terkait untuk melakukan evaluasi menyeluruh setelah Tim Nasional Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia 2026. 

Arahan tersebut diungkap Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam sebuah pernyataan di Jakarta, seperti dikutip Rabu, 15 Oktober 2025. 

Dia menjelaskan bahwa belum ada instruksi khusus terkait nasib pelatih Timnas Patrick Kluivert. Namun Presiden menekankan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap semua aspek pembinaan olahraga nasional.


“Presiden menyampaikan ya kita harus membuat evaluasi menyeluruh. Bahkan tadi sampai kepada diskusi tidak hanya masalah sepak bola," ungkapnya. 

Prasetyo menyampaikan bahwa Presiden menilai perlu adanya lembaga atau akademi khusus untuk mempersiapkan atlet dari cabang olahraga unggulan agar mampu tampil dan berprestasi di Olimpiade.

"Presiden ingin kita mempunyai suatu akademi atau suatu tempat penggemblengan khusus untuk beberapa cabang-cabang olahraga yang memang kita harapkan itu bisa masuk ke Olimpiade dan harapannya tentu mendapatkan medali,” tegas Prasetyo.

Dalam rapat terbatas yang digelar di Lapangan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta,  Senin, 13 Oktober 2025, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menyampaikan laporan kualifikasi serta permohonan maaf resmi kepada Kepala Negara atas kegagalan Timnas.

“Menteri Pemuda dan Olahraga melaporkan kepada Bapak Presiden sekaligus memohon maaf bahwa Timnas kita belum berhasil untuk lolos ke Piala Dunia 2026,” ujar Prasetyo.

Prasetyo menyebut Presiden Prabowo turut merasakan kekecewaan mendalam atas hasil tersebut. Namun sebagai Kepala Negara, ia mendorong seluruh pihak untuk segera melakukan pembenahan dan fokus pada agenda besar olahraga berikutnya.

“Bapak Presiden tentu secara pribadi juga merasa berat hati menerima kenyataan bahwa kita belum berhasil lolos. Tetapi sebagai Kepala Negara, beliau menyampaikan untuk mari kita berusaha kembali. Ada dua event besar yang kita hadapi, Piala Asia 2027 dan Olimpiade 2028,” jelasnya.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya