Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Asia Menguat Meski Ketegangan AS-China Belum Berhenti

RABU, 15 OKTOBER 2025 | 09:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Asia pagi ini, rabu 15 Oktober dibuka lebih tinggi, saat konflik dagang Amerika Serikat (AS) dengan China masih terus berlangsung.

Presiden AS Donald Trump mengkritik China karena tidak membeli kedelai dari AS. Ia bahkan mengancam akan melakukan "pembalasan" seperti embargo minyak goreng. Ketegangan yang kian meningkat ini membuat investor ketar-ketir sambal menantikan rilis data inflasi China periode September yang akan dirilis hari ini.

Indeks ASX 200, Australia dibuka menguat 0,93 persen dan berlanjut naik 0,70 persen atau 62,30 poin menjadi 8.961,70. 


Sementara indeks Kospi dibuka meningkat 0,8 persen  dan berlanjut melaju 1,16 persen ke 3.603,13. Kosdaq  menguat 0,83 persen. Indeks Nikkei 225, Jepang meningkat 0,72 persen atau 335,19 poin ke level 47.182,51, setelah dibuka naik 0,3 persen. Topix meningkat 0,75 persen.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diperkirakan akan bangkit kembali setelah ditutup turun 1,95 persen pada sesi perdagangan kemarin ke level 8.066. 

Harga ETF saham Indonesia,  iShares MSCI Indonesia ETF  (EIDO), di New York Stocks Exchange juga anjlok 1,96 persen ke level 17,23 Dolar AS.

Beberapa analis memperkirakan pergerakan IHSG hari ini masih rawan terkoreksi lanjutan, setelah sempat terdorong ke bawah 8.000 pada sesi perdagangan kemarin.Tekanan jual asing masih kuat, terutama pada saham-saham perbankan besar.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya