Berita

Ilustrasi (Foto: Kolaborasi)

Bisnis

Trump Redakan Ketegangan Wall Street

SELASA, 14 OKTOBER 2025 | 08:52 WIB

Bursa saham Amerika Serikat ditutup menguat setelah Presiden Donald Trump menyampaikan pernyataan bernada damai soal ketegangan perdagangan dengan Tiongkok.

Reuters melaporkan, pada penutupan Senin, 13 Oktober 2025, S&P 500 naik 1,56 persen menjadi 6.654,72 poin, Nasdaq melonjak 2,21 persen ke 22.694,61 poin, dan Dow Jones Industrial Average naik 1,29 persen ke 46.067,58 poin. Sepuluh dari 11 sektor di S&P 500 menguat, dipimpin sektor teknologi informasi dan saham konsumen.

Saham-saham teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) memimpin kenaikan. Broadcom melonjak hampir 10 persen setelah mengumumkan kerja sama dengan OpenAI untuk membuat prosesor AI internal pertama perusahaan tersebut. Nvidia naik 2,8 persen, sementara Micron Technology melonjak lebih dari 6 persen. Indeks chip PHLX juga naik hampir 5 persen.


Kenaikan ini terjadi setelah Wall Street merosot pada Jumat lalu akibat kekhawatiran perang dagang setelah Tiongkok memperluas kontrol ekspor tanah jarang dan AS menanggapi dengan rencana tarif tambahan 100 persen atas impor dari Tiongkok mulai 1 November. 

Namun pada akhir pekan, Trump menenangkan pasar dengan menyatakan bahwa “semuanya akan baik-baik saja” dan bahwa AS tidak ingin “menyakiti” Tiongkok.

Para investor kini menantikan laporan keuangan dari JPMorgan Chase, Goldman Sachs, Citigroup, dan Wells Fargo yang akan dirilis Selasa ini, untuk melihat seberapa besar dampak kebijakan tarif terhadap perusahaan-perusahaan besar Wall Street.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya