Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Asia Memerah Tertekan Ancaman Trump

SENIN, 13 OKTOBER 2025 | 09:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Asia bergerak melemah di perdagangan Senin pagi 13 Oktober 2025, di tengah panasnya perang dagang Amerika Serikat (AS) dengan China. Kedua negara memperketat pembatasan perdagangan dan saling melontarkan tuduhan baru. 

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menyatakan akan memberlakukan tarif tambahan hingga 100 persen terhadap impor dari China mulai 1 November, setelah Beijing memberlakukan pengendalian ekspor baru atas mineral tanah jarang.

Namun begitu, Trump tiba-tiba mengatakan hubungan AS dengan China akan baik-baik saja.


"Presiden Xi yang sangat saya hormati hanya sedang mengalami momen yang buruk. Ia tidak menginginkan depresiasi ekonomi bagi negaranya, begitu pula saya," tulis Trump melalui  Truth Social, dikutip dari Reuters. Trum menegaskan bahwa AS ingin membantu China, bukan menyakitinya. 

Indeks ASX 200, Australia dibuka melorot 0,68 persen dan berlanjut turun 0,54 persen atau 048,80 poin menjadi 8.909,50. Indeks Kospi, Korea Selatan, dibuka melemah 2,35 persen dan berlanjut merosot 1,13 persen ke 3.569,92. Kosdaq anjlok 2,24 persen.

Bursa saham Jepang hari ini tutup karena libur nasional.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diperkirakan akan rawan terkoreksi, setelah mengakhiri sesi perdagangan pekan lalu dengan menguat tipis 0,08 persen di 8.258. Harga ETF saham Indonesia,  iShares MSCI Indonesia ETF (EIDO), di New York Stocks Exchange turun tajam 2,10 persen ke 17,31 Dolar AS.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya