Berita

Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto. (Foto: Youtube Forum Keadilan TV)

Politik

Jokowi Gagal Kelabui Prabowo

MINGGU, 12 OKTOBER 2025 | 11:32 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Presiden ke-7 Joko Widodo alias Jokowi disebut gagal mengelabui Presiden Prabowo Subianto. Sehingga Jokowi tidak hadir di acara HUT ke-80 TNI setelah pertemuan dua jam di Kertanegara sehari sebelumnya.

Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto dalam acara podcast di YouTube Forum Keadilan TV berjudul "Hari Purwanto: Prabowo Resah Digelendoti Jokowi".

Hari mengatakan, kedatangan Jokowi ke kediaman Prabowo dipastikan ada hal-hal strategis terkait urusan keluarga yang dibicarakan selama dua jam, seperti membahas persoalan ijazah Jokowi dan ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang dipersoalkan Roy Suryo dan kawan-kawan.


"Jokowi selama 10 tahun lebih banyak memikirkan urusan keluarganya, itu fakta," kata Hari seperti dikutip RMOL, Minggu, 12 Oktober 2025.

Hari meyakini, tidak ditemukan kesepakatan antara Jokowi dengan Prabowo dalam dua jam pertemuan tersebut. Indikasinya dapat terlihat ketika Jokowi tidak hadir di acara HUT ke-80 TNI.

"Dalam acara HUT TNI, itulah pertama kali Pak Prabowo. Semestinya, kalau Jokowi memang mendukung dan dia sudah menitipkan anaknya sebagai wakil presiden Prabowo, dia tentunya harus menghargai atas jerih payah atau institusi yang pernah membesarkan presiden kedelapan, ini kan tidak," terang Hari.

Hari menilai, ketidakhadiran Jokowi di HUT TNI menunjukkan ada sesuatu yang tidak diterima oleh Prabowo. Salah satunya persoalan keabsahan ijazah SMA Gibran.

"Mungkin selama ini Pak Prabowo tidak pernah mengkoreksi persoalan tersebut. Tapi setelah dua jam, apa kepentingan Menteri Ristek dipanggil gitu loh setelah pertemuan 2 jam. Jangan-jangan mengkonfirmasi apa yang disampaikan oleh Jokowi. Benar nggak keabsahan soal masalah ijazah wapresnya. Jangan-jangan selama mencalonkan kemarin, Bapak Prabowo sendiri ini tidak diberikan informasi secara utuh," jelas Hari.

Bahkan kata Hari, setelah dua jam pertemuan itu, Prabowo merasa dibohongi oleh Jokowi. Apalagi faktanya selama 10 tahun terakhir, Jokowi banyak bohongnya.

"Misi Jokowi tidak berhasil untuk meyakinkan, berusaha, bahkan mungkin mau mengelabui Prabowo untuk kesekian kalinya," pungkas Hari.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya