Berita

Novita Wijayanti sebagai Ketua Umum Pira periode 2025-2030. (Foto: Istimewa)

Politik

Jadi Ketua Umum Pira, Novita Wijayanti Tegaskan Komitmen Penguatan Perempuan

JUMAT, 10 OKTOBER 2025 | 19:22 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Perempuan Indonesia Raya (Pira), organisasi sayap Partai Gerindra, menetapkan Novita Wijayanti sebagai Ketua Umum periode 2025-2030.

Keputusan ini diambil dalam Musyawarah Nasional (Munas) Pira yang digelar di Hotel Bidakara Jakarta.

Novita, yang juga politisi Partai Gerindra sekaligus Anggota Komisi V DPR, menyampaikan tekadnya untuk membawa Pira ke arah yang lebih kuat.


“Ini adalah amanah besar yang tidak hanya menjadi kehormatan, tetapi juga tanggung jawab untuk saya jalankan dengan sepenuh hati dan dedikasi,” ujar Novita dalam keterangan tertulisnya, Jumat 10 Oktober 2025.

Sebelum terpilih menjadi ketua umum, Novita dikenal aktif sebagai Penasehat PP Pira dan Bendahara Fraksi Partai Gerindra DPR. Ia menegaskan, sejak berdiri pada 9 Oktober 2008, PIRA telah menjadi garda terdepan perjuangan kader perempuan di seluruh Indonesia.

Menurutnya, Pira merupakan wadah penting dalam membangun kapasitas, jejaring, dan pemberdayaan perempuan melalui pendidikan politik, kepemimpinan, serta pengabdian masyarakat.

“Pira bukan sekadar sayap partai, tetapi mesin penggerak nilai-nilai kerakyatan, mendengar, bekerja, dan menghadirkan solusi nyata dari dapur UMKM hingga podium kebijakan,” tuturnya.

Kini, kata dia, dengan adanya kader aktif di 37 provinsi, Pira bisa menjadi kekuatan besar yang menggerakkan perempuan untuk tampil sebagai motor perubahan. 

"Fakta bahwa keterwakilan perempuan di legislatif nasional masih berkisar 23–27 persen, sehingga Pira memiliki peran strategis untuk memperbesar partisipasi politik perempuan," pungkasnya.

Populer

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

UPDATE

Program Kurban Presiden dari APBN Punya Dampak Sosial dan Ekonomi

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:20

Isu Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret Tak Terkait dengan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:11

Belum Hari Kemerdekaan, Rupiah Sudah di Atas Rp17.845 per Dolar AS

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:10

Bantuan Kurban Presiden dari APBN Lebih Tepat Disebut Program Sosial

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:06

Guru Berhak Dapat Kehidupan Layak Sesuai Pasal 27 UUD 1945

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:02

Iduladha di KBRI Madrid Jadi Obat Rindu Diaspora pada Masakan Indonesia

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:57

Pimpin Kurban Presiden dan Wapres di Istiqlal, Nasaruddin Umar: InsyaAllah Aman dan Sesuai Syariat

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:48

Harga Emas Antam Ambruk Rp31.000, Turun ke Rp2,75 Juta per Gram

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:40

Tak Boleh Asal Sembelih, Ini Standar Kurban Ketat di Istiqlal

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:26

Pemerintah Kejar Net Zero Emission Lewat Proyek Panas Bumi

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:23

Selengkapnya