Berita

Diskusi ketiga Forum Warga Negara, di bilangan Ampera, Jakarta Selatan. (Foto: Dokumentasi Forum Warga)

Politik

Presiden Prabowo Punya Empat Tantangan Besar

RABU, 08 OKTOBER 2025 | 14:43 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Empat tahun ke depan, Presiden Prabowo Subianto harus mampu menjawab sekurang-kurangnya empat tantangan besar. Yakni demokrasi yang makin kaya prosedur tapi makin kering substansi, ketimpangan ekonomi, semakin rusaknya ekologi, serta makin maraknya korupsi-kolusi-nepotisme.

Hal ini disampaikan mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said saat membuka diskusi ketiga Forum Warga Negara, di bilangan Ampera, Jakarta Selatan, Selasa sore, 7 Oktober 2025. 

“Praktik korupsi kita hari ini levelnya bukan saja memeras atau merampas hak manusia, lho, tapi juga ‘hak Tuhan’ (misal: dugaan korupsi kuota haji). Hebat sekali,” kata Said dikutip Rabu 8 Oktober 2025.


Sementara mantan Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Chandra M. Hamzah mengingatkan bahwa dalam tataran praksis, masih ada ketidakpahaman tentang korupsi. Biang keroknya adalah masih kuatnya akar neofeodalisme. 

Chandra menyebut neofeodalisme karena dari semula sumbernya adalah penguasaan tanah, kini beralih-rupa jadi penguasaan sektor alias soal kewenangan. 

“Neofeodalisme tidak mengenal korupsi dalam artian maling uang rakyat. Yang ada ialah praktik memonetisasi kewenangan. Padahal, itulah dasar dari tindak korupsi,” kata Chandra. 

“Pantas saja, setiap pegawai negeri menerima sesuatu, dianggapnya itu bukan korupsi. Pada kultur macam itu, korupsi lebih dimengerti sebagai maling uang rakyat," sambungnya. 

Turut hadir Budiman Tanuredjo (jurnalis senior), Kevin Evans (pegiat transparansi), Ivan Nestorman (pemusik), Bona Beding (aktivis literasi), dan Diah S. Saminarsih (pemerhati Kesehatan).

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya